Selamat Hari Apoteker Sedunia
Selamat Hari Apoteker Sedunia

Selamat Hari Apoteker Sedunia

Diposting pada

SELAMAT HARI APOTEKER SEDUNIA

Selamat Hari Apoteker Sedunia. Tanggal 25 September dikenal sebagai Hari Apoteker Sedunia, bukan hanya meracik atau menjual obat, banyak hal yang perlu diketahui tentang profesi Apoteker dan tugasnya. Berkonsultasi dengan apoteker dapat mencegah terjadinya malpraktik atau salah pengobatan.

Menurut Permenkes tahun 2014, Apoteker adalah sarjana farmasi yang telah lulus sebagai apoteker dan telah mengucapkan sumpah jabatan apoteker. Apoteker menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah ahli dalam ilmu obat-obatan; yang berwenang membuat obat untuk dijual. Berdasarkan dari dua pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa apoteker merupakan salah satu tenaga kesehatan professional yang bekerja dalam bidang farmasi baik di apotek, rumah sakit, distribusi farmasi atau industri farmasi.

Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukannya praktek kefarmasian oleh apoteker. Pelayanan kefarmasian yang dilakukan apoteker di apotek adalah melayani langsung dan bertanggung jawab kepada pasien terkait dengan terapi pengobatannya agar mencapai hasil yang diharapkan dan mencegah terjadinya efek yang tidak diharapkan.

Apakah Tugas Apoteker di Apotek?
Berdasarkan Permenkes tahun 2014, tugas apoteker dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu:
Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai
Dalam tugas ini, seorang apoteker dituntut dapat melakukan :

Perencanaan pembelian obat
Pengadaan obat yang harus melalui jalur resmi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan
Menerima obat yang telah diorder
Melakukan penyimpanan obat dengan tepat agar obat tidak rusak selama penyimpanan
Memusnahkan obat yang telah kadaluwarsa atau rusak dengan tepat
Melakukan pencatatan dan pelaporan untuk obat-obat khusus seperti golongan narkotika, psikotropika, precursor dan obat-obat tertentu

Pelayanan Farmasi Klinik
Dalam pelayanan farmasi klinik, seorang apoteker memiliki tanggung jawab kepada pasien terkait terapi pengobatannya. Tugas yang harus dilakukan:

Apoteker harus memeriksa keaslian resep dokter yang diterima. Selain itu, juga harus melihat kesesuaian dosis, jenis obat, aturan penggunaan dan kemungkinan reaksi obat yang tidak diinginkan.
Apoteker bertanggung jawab mulai dari penyiapan obat, penyerahan dan pemberian informasi obat.
Apoteker juga dapat melayani obat tanpa resep atau dikenal dengan swamedikasi. Apoteker wajib memberikan edukasi dan melakukan pemilihan jenis obat yang akan dikonsumsi oleh pasien.

Mengapa Harus Konsultasi dengan Apoteker?
Apoteker memiliki ilmu pengetahuan dan kompetensi untuk membantu memilih terapi pengobatan yang sesuai dengan keluhan. Beberapa hal yang dapat disampaikan oleh apoteker saat konsultasi:

Dosis obat tidak sama
Dosis obat berbeda pada setiap jenisnya dan dosis obat harus disesuaikan dengan penggunanya. Faktor yang mempengaruhi dosis obat adalah usia, keluhan yang dirasakan, berat badan.
Obat dapat berinteraksi
Apoteker dapat menginfokan terkait semua obat yang sedang dikonsumsi seperti interaksi antar obat, interaksi obat dengan makanan dan minuman dan kemungkinan mengkonsumsi obat yang memiliki fungsi sama.
Cara penggunaan obat berbeda-beda
Apoteker dapat menginfokan cara penggunaan obat, aturan penggunaan obat, dan tindakan yang harus dilakukan jika lupa minum obat. Tidak semua obat perlu dikonsumsi tiga kali sehari dan sesudah makan, terdapat beberapa obat yang memiliki efek kerja panjang. Selain itu juga terdapat obat yang kerjanya menurun karena makanan sehingga perlu dikonsumsi saat perut kosong.
Kenali efek samping
Apoteker dapat menginfokan efek samping yang mungkin terjadi dan cara untuk mencegah dan mengatasi.
Cara penyimpanan obat tidak selalu sama
Apoteker dapat menginfokan cara penyimpanan obat agar tetap aman dikonsumsi. Karena terdapat beberapa obat yang harus diletakkan pada suhu tertentu agar tidak rusak.

Apoteker adalah sahabat tepat untuk bertanya seputar informasi kesehatan dan obat. Saat ini di Indonesia konsultasi apoteker masih belum berbayar, sehingga tak perlu ragu untuk berkonsultasi. Apoteker juga sudah disumpah untuk merahasiakan kondisi kesehatan pasiennya.

Tanya Obat, Tanya Apoteker

Sumber:

Menkes RI. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.
WebMD. (2009, 28 Oktober). Pharmacists: They Do More Than Fill Prescriptions. Diperoleh 21 September 2018 dari: https://www.webmd.com/a-to-z-guides/features/pharmacists-they-do-more-than-fill-prescriptions#2
WebMD. (2017, 29 Oktober). Pharmacy and Medication Tips. Diperoleh 21 September 2018 dari: https://www.webmd.com/drug-medication/what-to-do-at-the-pharmacy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *