.Tips Kesehatan

Gaya hidup yang dapat menjadi penyebab tubuh mudah lemas adalah seperti mengkonsumsi alcohol secara berlebihan, melakukan aktifitas fisik yang berlebihan, kurang melakukan aktifitas fisik, kurang tidur, efek samping dari pengobatan yang dikonsumsi, dan pola makan yang tidak sehat.

Merokok merupakan salah satu penyebab kulit mengalami penuaan dini karena darah pada kulit mengalami perubahan asupan nutrisi. Tanda penuaan pada kulit yang paling menonjol adalah terjadinya keriput pada kulit wajah, leher, tangan, dan lengan.

Bakteri Corynebacterium diphtheriae merupakan penyebab dari penyakit menular difteri yang berkembang pada permukaan atau didekat selaput lendir tenggorokan. Corynebacterium diphtheriae yang berada air liur penderita difteri menyebar melalui udara, barang-barang pribadi dan rumah tangga.

“Ingin deh, bangun tidur wajah sudah cantik.” Keinginan untuk tetap terlihat cantik sepanjang waktu bahkan saat bangun tidur atau berenang, menyebabkan riasan permanen sangat digemari oleh mayoritas wanita. Tapi amankah dilakukan?

Stress berlebihan atau mengalami kondisi emosional yang sedang labil dapat meningkatkan nafsu makan atau mudah merasa lapar.

Setiap orang tentu ingin memiliki senyum yang menawan dengan gigi yang sehat. Namun apa yang terjadi jika kita memiliki karang gigi?

Saat mendengar tentang olahraga kardio, maka yang teringat adalah berlari, bersepeda atau berenang. Olahraga kardio bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat karena memberikan banyak keuntungan bagi tubuh.

Glukosamin merupakan salah satu suplemen tambahan yang umum digunakan oleh beberapa orang yang mengalami keluhan nyeri pada lutut yang diyakini dapat membantu memulihkan permasalahan sendi yang menyebabkan nyeri pada lutut.

Tumbuhan memiliki banyak manfaat terutama dalam membantu menjaga kesehatan manusia. Namun terdapat beberapa kondisi yang memerlukan konsultasi dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi suplemen herbal, seperti sedang mengkonsumi obat yang diresepkan oleh dokter, sedang hamil atau menyusui, akan mengalami atau setelah operasi, dan berusia dibawah 18 tahun atau diatas 65 tahun.

Orang yang merokok memiliki resiko terbesar mengalami kanker paru-paru, walaupun kanker paru-paru juga dapat terjadi pada orang yang tidak pernah merokok. Resiko mengalami kanker paru-paru akan meningkat seiring dengan lamanya waktu dan jumlah rokok yang dihisap.