Mengatasi Sakit Kepala Selama Berpuasa

MENGATASI SAKIT KEPALA SELAMA BERPUASA

Mengompres bagian belakang leher dan kepala dengan menggunakan es batu atau air hangat untuk mengendorkan otot yang kencang dapat membantu mengatasi sakit kepala selama berpuasa.

Sakit kepala merupakan salah satu gangguan kesehatan yang dapat terjadi selama berpuasa. Gangguan sakit kepala pada bulan puasa umumnya disebabkan karena perubahan pola makan dan pola tidur tetapi aktifitas dan kegiatan sehari-hari yang dijalani tetap sama.
Ketika sedang berpuasa diperlukan beberapa cara lain untuk mengatasi atau mengurangi rasa sakit pada kepala agar aktifitas dan puasa tetap dapat dijalani.

Bagaimanakah cara mengatasi sakit kepala tanpa mengkonsumsi obat untuk pereda nyeri?

Menghindari aktifitas yang memicu sakit kepala.
Terkadang sakit kepala disebabkan oleh beberapa aktifitas seperti ketika harus terpapar sinar matahari langsung dalam waktu yang lama. Mengusahakan untuk memakai penutup kepala seperti topi ketika harus terpapar sinar matahari agar dapat mencegah sakit kepala dan puasa dapat terus dijalankan.
 
Memiliki tidur yang cukup
Selama bulan puasa terdapat sedikit perubahan pola tidur karena memerlukan sahur di sekitar jam 3 pagi. Untuk mencegah terjadinya nyeri kepala maka dapat memajukan jam tidur sehingga tetap dapat tidur selama 8 jam ketika malam hari. Ketika sakit kepala menyerang pada siang hari, maka dapat memanfaatkan istirahat kantor untuk tidur sejenak atau sekedar menenangkan tubuh.
 
Mengkonsumsi makanan sehat
Mengkonsumsi makanan yang sehat ketika berbuka atau sahur agar kebutuhan nutrisi tubuh dapat terpenuhi.
 
Mengurangi stress
Stress merupakan salah satu pemicu sakit kepala. Mencoba untuk menurunkan tingkat stress dengan melakukan yoga atau aktifitas fisik yang lain. Aktifitas fisik dapat dilakukan ketika setelah berbuka puasa atau sebelum berbuka puasa untuk menghindari dehidrasi atau kelelahan.
 
Membatasi konsumsi kafein
Kafein dapat bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit kepala tapi juga dapat memperparah sakit kepala. Sehingga sebaiknya dihindari untuk mencegah sakit kepala saat berpuasa.
 
Mengompres kepala
Mengompres bagian kepala yang sakit dengan menggunakan es batu yang sudah dilapisi dengan kain agar tidak merusak kulit. Mengompres dengan es batu dapat dilakukan pada kening atau bagian belakang leher.
 
Melakukan pemijatan
Memijat bagian belakang leher atau kepala dengan cara menekannya dengan jari selama kurang lebih 7-15 detik lalu melepasnya dan kemudian menekan kembali.
 
Beristirahat sejenak
Sakit kepala ketika berpuasa sering kali terjadi pada siang hari saat beraktifitas. Beristirahatlah sejenak untuk meredakan sakit pada kepala. Memejamkan mata atau membaringkan tubuh sejenak dapat memberikan rasa rileks pada tubuh.

Setiap perubahan pada pola hidup atau kebiasaan akan mempengaruhi kondisi tubuh. Selalu melakukan pola hidup sehat dapat mencegah terjadinya gangguan kesehatan ketika terjadi perubahan kebiasaan.

Pertanyaan anda akan dijawab langsung oleh tenaga kesehatan kami. Kunjungi juga akun Instagram @vivahealthindonesia, Fanpage VivaHealthIndonesia dan Twitter@vivahealthID untuk melihat jadwal kegiatan Apotek Viva di kota Anda dan info kesehatan lainnya.

Sumber :

Mayo Clinic. (2015, 10 Maret). Chronic Daily Headaches. Diperoleh 06 Juni 2017 dari: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chronic-daily-headaches/basics/prevention/con-20025386
WebMD. (2016, 28 July). Ways to Treat Your Headaches Without Drugs. Diperoleh 06 Juni 2017 dari : http://www.webmd.com/migraines-headaches/guide/treating-headaches-yourself