Mengapa Diabetes Bisa Pengaruhi Kesehatan Jantung

MENGAPA DIABETES BISA PENGARUHI KESEHATAN JANTUNG

Diabetes selalu dihubungkan dengan pengaruhnya terhadap kesehatan jantung. Menurut mitos, sudah hal yang wajar jika orang dengan diabetes lalu mengalami gangguan pada jantung. Bagaimana penjelasannya? Apakah komplikasi diabetes pada jantung dapat dicegah?

Memang betul, jika diabetes dianggap dapat mempengaruhi kesehatan jantung. Seseorang dengan diabetes memiliki resiko lebih tinggi mengalami serangan jantung atau stroke. Terdapat hubungan yang sangat dekat antara diabetes, penyakit jantung dan stroke. Bahkan menurut data, dua dari tiga orang dengan diabetes meninggal karena penyakit jantung atau stroke. Pembuluh darah yang tersumbat merupakan penyebab utama serangan jantung, stroke dan gangguan kesehatan lainnya.

Mengapa Diabetes dapat Menyebabkan Gangguan Jantung?
Diabetes merupakan penyakit yang dapat dikendalikan oleh beberapa tindakan seperti konsumsi obat dan pola hidup yang sehat. Namun, dalam kondisi kadar gula darah yang normal atau terkendali pun tetap dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke. Hal tersebut dikarenakan seseorang dengan diabetes, umumnya juga memiliki kondisi tubuh seperti:

Tekanan darah tinggi
Tekanan darah tinggi merupakan faktor resiko utama terjadinya penyakit jantung. Menurut penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tekanan darah tinggi dan kurangnya insulin dengan peningkatan resiko penyakit jantung.
Kadar kolesterol dan trigliserida tinggi
Penyebab paling umum penyakit jantung pada seseorang yang memiliki diabetes dalah pengerasan pembuluh darah atau aterosklerosis yang terjadi karena penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah yang mendistribusikan oksigen dan nutrisi ke jantung. Seseorang dengan diabetes sering juga memiliki kadar kolesterol LDLdan trigliserida yang tinggi. Profil kolesterol yang buruk pada penderita diabetes dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung koroner.
Obesitas
Obesitas merupakan faktor resiko utama terjadinya penyakit jantung dan sangat lekat hubungannya dengan penurunan sensitifitas insulin.
Kurang beraktifitas fisik
Kurangnya berolahraga dapat meningkatkan resiko penurunan sensitifitas insulin dan penyakit kardiobaskular. Berolahraga memiliki banyak manfat seperti mencegah terjadinya diabetes tipe dua, kenaikan tekanan darah dan mengurangi resiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.
Gula darah yang tidak terkendali
Gula darah yang terlalu tinggi atau diatas rentang normal dapat menyebabkan gula darah naik ke kondisi yang berbahaya.
Merokok
Seorang yang merokok memiliki resiko tinggi mengalami penyakit jantung dan stroke. Terlepas memiliki diabetes atau tidak.

Apakah Komplikasi Gangguan Jantung dapat Dicegah?
Tentu bisa. Menekan faktor resiko adalah langkah terbaik untuk mencegah atau meperlambat komplikasi gangguan jantung pada penderita diabetes. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

Melakukan pola makan sehat
Melakukan olahraga minimal 30 menit setiap hari. Olahraga yang dapat dilakukan seperti aerobic, latihan pembentukan atau menguatkan otot.
Melakukan pemeriksaan HbA1C secara rutin setiap tiga bulan sekali
Menjaga tekanan darah tetap dalam rentang normal yaitu dibawah 140/90 mmHg
Mengontrol kadar kolesterol
Berhenti merokok
Memiliki berat badan ideal. Ukur indeks massa tubuh agar dapat mengetahui rentang berat badan ideal yang harus dimiliki.
Mengkonsumsi obat terapi antidiabetes yang dianjurkan oleh dokter secara rutin
Berkonsultasi secara rutin dengan dokter dan apoteker untuk mengetahui perkembangan kondisi tubuh sehingga terapi pengobatan yang dilakukan dapat dievaluasi.

Menekan faktor resiko dapat mencegah komplikasi penyakit jantung pada penderita diabetes

Sumber:

American Diabetes Association. Heart Disease. Diperoleh 27 September 2018 dari: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/complications/heart-disease/
American Heart Association. (2015, 30 Agustus). Cardiovascular Disease and Diabetes. Diperoleh 27 September 2018 dari: http://www.heart.org/en/health-topics/diabetes/why-diabetes-matters/cardiovascular-disease–diabetes
Centers for Disease Control and Prevention. (2017, 21 Desember). Putting the Brakes on Diabetes Complications. Diperoleh 27 September 2018 dari: https://www.cdc.gov/features/preventing-diabetes-complications/index.html