Kenali Penyakit Degeneratif
Kenali Penyakit Degeneratif

Kenali Penyakit Degeneratif

Diposting pada

KENALI PENYAKIT DEGENERATIF

Menginjak usia 40 tahun, sering kali kita mulai dihantui oleh beberapa penyakit seperti diabetes atau gangguan jantung atau yang memiliki istilah penyakit degeneratif. Sebelum melakukan upaya pencegahan, ada baiknya kenali dulu macam penyakit degeneratif.

Penyakit degeneratif terjadi karena perubahan fungsi atau struktur yang mengakibatkan perubahan jaringan dan organ selama waktu tertentu. Penyakit degeneratif umumnya baru diketahui saat sudah parah. Penyebab penyakit degeneratif adalah karena bertambahnya usia dan gaya hidup yang tidak sehat.
Berikut akan dibahas beberapa penyakit degeneratif yang menjadi “momok” bagi seseorang yang sudah berusia lanjut.

Diabetes melitus
Diabetes melitus termasuk dalam penyakit degeneratif karena disebabkan oleh perubahan fungsi pankreas dan hormone insulin sehingga terjadi peningkatan kadar gula darah dalam tubuh. Diabetes melitus yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi ke organ lain seperti jantung, ginjal, mata dan beberapa organ lain. Faktor genetic memiliki pengaruh atas terjadinya diabetes melitus tipe 2, namun gaya hidup yang tidak sehat merupakan penyebab utamanya.

Penyakit Jantung
Penyakit jantung dan pembuluh darah yang dapat menimbulkan dampak ke jantung disebut dengan penyakit kardiovaskular. Faktor resiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular adalah tekanan darah tinggi dan aterosklerosis. Aterosklerosis merupakan kondisi terjadinya penumpukan plak lemak pada pembuluh darah. Penyakit kardiovaskular dapat mengalami komplikasi seperti menyebabkan gagal jantung, serangan jantung atau stroke.

Osteoporosis
Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Hal ini mengakibatkan tulang menjadi mudah patah atau berubah bentuk (bungkuk). Retak atau patah umumnya terjadi pada pinggul, pergelangan tangan atau tulang belakang. Osteoporosis disebabkan karena pembentukan tulang baru tidak sebanyak tulang yang harus digantikan. Bertambahnya usia dapat meningkatkan resiko terjadinya osteoporosis.

Kanker
Kanker merupakan sebutan penyakit yang di mana sel abnormal berkembang tanpa kontrol dan dapat menyerang jaringan di dekatnya. Sel-sel kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lain melalui sistem darah dan getah bening. Terdapat beberapa jenis kanker berdasarkan awal mula kanker berkembang.

Bagaimana Cara Tetap Sehat di Masa Tua?
Aktifitas fisik dan pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan tubuh merupakan kunci untuk memiliki tubuh yang sehat. Mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan nutrisi dan menyeimbangkan asupan energi dengan aktifitas fisik diperlukan untuk menjaga berat badan tetap ideal.
Konsumsi makanan yang tidak seimbang seperti terlalu tinggi gula, karbohirat atau lemak dapat menyebabkan kelebihan berat badan. Selain itu juga harus menyeimbangkan jumlah asupan kalori yang masuk dengan jumlah energi yang dikeluarkan melalui aktifitas fisik.

Sumber:

American Diabetes Association. Diabetes Melitus Type 2. Diperoleh 28 Maret 2019 dari: http://www.diabetes.org/diabetes-basics/type-2/
Mayo Clinic. (2018, 22 Maret). Heart Disease. Diperoleh 28 Maret 2019 dari: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/symptoms-causes/syc-20353118
Mayo Clinic. (2016, 07 Juli). Osteoporosis. Diperoleh 29 Maret 2019 dari: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/osteoporosis/symptoms-causes/syc-20351968
National Cancer Institute. NCI Dictionary of Cancer Terms. Diperoleh 28 Maret 2019 dari: https://www.cancer.gov/publications/dictionaries/cancer-terms/def/degeneratif-disease
National Cancer Institute. NCI Dictionary of Cancer Terms. Diperoleh 29 Maret 2019 dari: https://www.cancer.gov/publications/dictionaries/cancer-terms/def/cancer
WHO. Diet, Nutrition and the Prevention of Chronic Disease. Diperoleh 29 Maret 2019 dari: https://www.who.int/dietphysicalactivity/publications/trs916/summary/en/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *