Kenali Bahaya Penggunaan Earphone

KENALI BAHAYA PENGGUNAAN EARPHONE

Mendengarkan musik sambil mengerjakan sesuatu itu memang mengasyikkan. Apalagi menggunakan earphone. Namun tahukah anda penggunaan earphone selama lebih dari 15 menit dengan tingkat kekerasan lebih dari 5 setiap hari dapat meningkatkan resiko gangguan pada pendengaran?

Mendengarkan musik menggunakan earphone ketika bekerja, berolahraga atau memasak adalah hal yang menyenangkan. Dibalik kegiatan itu tahukah Anda bahwa hal tersebut memberikan dampak buruk pada telinga.
Pada bagian dalam telinga memiliki sel-sel rambut kecil yang berfungsi membantu agar seseorang dapat mendengarkan suara.

Sel-sel rambut mengubah suara menjadi sinyal listrik.
Sinyal listrik dibawa oleh saraf ke otak sehingga otak menerima sinyal sebagai suara

Telinga manusia seperti halnya bagian tubuh yang lain dapat rusak jika terlalu banyak digunakan. Paparan suara keras berulang dapat menyebabkan gangguan pada telinga. Ketika rambut atau sel-sel saraf di koklea rusak maka sinyal listrik tidak dapat dikirimkan secara efisien sehingga terjadi gangguan pendengaran.

Suara keras yang bagaimanakah dapat merusak telinga?
Satuan yang digunakan untuk mengukur kekerasan suara adalah decibel (dB).

Suara paling lembut yang hanya dapat didengar beberapa orang adalah 20dB atau dibawahnya.
Berbicara normal adalah 40dB sampai 60dB.
Sebuah konser rock adalah 110dB-120dB dan bila berada didepan speaker dapat mencapai 140dB.
Earphone pada volume maksimum 105dB

Faktor resiko yang dapat meningkatkan kerusakan telinga ketika mendengarkan musik adalah :

Tingkat kekerasan musik
Jarak antara telinga dengan speaker
Durasi dan frekuensi ketika mendengarkan musik
Penggunaan earphone
Memiliki riwayat keluarga gangguan pendengaran

Pekerjaan atau kegiatan yang dapat meningkatkan terjadinya gangguan pendengaran adalah seperti berikut :

Menjadi seorang musisi, anggota kru suara atau anggota yang bekerja di bagian rekaman.
Bekerja di sebuah klub malam
Menghadiri konser
Menggunakan perangkat musik portabel dengan earphone atau speaker mini.

Tanda dan gejala gangguan pendengaran
Gangguan pendengaran karena penggunaan earphone pada umumnya bertahap, kumulatif, dan tanpa tanda-tanda peringatan yang jelas. Berkonsultasilah dengan dokter jika tanda dan gejala menjadi parah seperti :

Telinga mengalami dering, menderu, mendesis atau berdengung di telinga.
Kesuliat memahami pembicaraan di tempat-tempat yang ramai.
Suara yang terdengar seperti teredam
Mendengarkan televisi atau radio dengan volume yang lebih tinggi daripada sebelumnya.

Bagaimana cara mendengarkan musik melalui musik portable?
Earphone yang berukuran kecil dan dimasukkan kedalam telinga. Pengguna earphone cenderung meningkatkan volume untuk menghalangi kebisingan. Jika Anda menggunakan earphone dan orang disebelah anda dapat mendengarkan musik yang anda dengar maka volume terlalu keras.

Tips penggunaan headphone adalah :

Mengurangi jumlah waktu menggunakan earphone
Mengecilkan volume dan mendengarkan musik pada tingkat 5 kekerasan atau lebih selama 15 menit setiap hari dapat menyebabkan kerusakan pendengaran jangka panjang.

Mari membatasi penggunaan earphone untuk mencegah terjadinya gangguan pendengaran.

Pertanyaan anda akan dijawab langsung oleh tenaga kesehatan kami. Kunjungi juga akun Instagram @vivahealthindonesia, Fanpage VivaHealthIndonesia dan Twitter@vivahealthID untuk melihat jadwal kegiatan Apotek Viva di kota Anda dan info kesehatan lainnya.

 

Sumber :

American Osteopathic Association. Hearing Loss and Headphones-Is Anyone Listening?. Diperoleh 14 Februari 2017 dari : http://www.osteopathic.org/osteopathic-health/about-your-health/health-conditions-library/general-health/Pages/headphone-safety.aspx
Medline Plus. (2016, 25 Mei). Hearing Loss and Music. Diperoleh 14 Februari 2017 dari : https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000495.htm
Mayo Clinic. (2015, 03 September). Hearing loss. Diperoleh 14 Februari 2017 dari : http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hearing-loss/basics/causes/con-20027684