Fakta Tentang Merokok
Fakta Tentang Merokok

Fakta Tentang Merokok

Diposting pada

FAKTA TENTANG MEROKOK

Dalam keseharian kita sudah terbiasa melihat orang-orang di sekitar kita merokok. Ada banyak penyebab mengapa seseorang memilih untuk merokok. Namun tahukah Anda setengah dari semua perokok meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan merokok?

Berapa orang disekitar Anda yang merokok saat ini?
Berapa orang anggota keluarga Anda yang perokok?

 

Dalam keseharian kita sudah terbiasa melihat orang-orang di sekitar kita merokok. Ada banyak penyebab mengapa seseorang memilih untuk merokok. Namun tahukah Anda setengah dari semua perokok meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan merokok?

Jika Anda seorang perokok maka jangka panjang hidup Anda berkurang 10 tahun dari non-perokok. Merokok meningkatkan resiko terjadinya sejumlah penyakit lainnya. Beberapa penyakit tidak berakibat fatal namun dapat menyebabkan gejala yang mungkin dapat mengganggu aktifitas.

Berhenti merokok dapat membuat perbedaan besar untuk kesehatan. Tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok karena sangat menguntungkan bagi kesehatan Anda. Jika Anda berhenti merokok di usia pertengahan, sebelum memiliki kanker atau beberapa penyakit serius lainnya. Maka Anda dapat menghindari peningkatan resiko kematian akibat merokok.

 

Kandungan Asap Rokok

Nikotin
Nikotin adalah kandungan yang dapat meningkatkan kerja otak. Jika Anda merupakan perokok aktif, ketika kandungan nikotin dalam darah menurun maka akan terjadi beberapa gejala seperti :
– Kegelisahan.
– Tidak dapat beristirahat dengan nyaman.
– Sakit kepala.
– Emosi tidak stabil.
– Kelaparan.
– Mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi.
– Rasa percaya diri berkurang.
Gejala-gejala diatas menyebabkan para perokok akan membutuhkan asap rokok agar dapat “menjadi normal”.
 
Tar yang mengandung banyak bahan-bahan kimia
Bahan-bahan kimia ini masuk ke paru-paru dan bisa masuk kedalam pembuluh darah dan dibawa ke bagian lain dari tubuh. Asap rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia, dimana lebih dari 50 dari bahan tersebut diketahui menjadi penyebab kanker (karsinogen) dan racun lainnya.
 
Karbonmonoksida
Senyawa kimia ini dapat mempengaruhi kadar oksigen didalam darah. Secara khusus pada wanita hamil yang merokok dapat menyebabkan berkurangnya jumlah oksigen untuk bayi yang sedang bertumbuh dalma kandungan. Hal ini dapat memberikan dampak buruk bagi pertumbuhan bayi.

 

Dampak dari Merokok
Berikut adalah penyakit yang disebabkan oleh karena kebiasaan merokok :

Kanker paru-paru
Penyakit Paru Obstruktif kronis
Penyakit Jantung
Kanker yang lain, seperti kanker mulut, tenggorokan, dll
Bahan kimia pada tembakau dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan memberi dampak pada kadar lemak dalam darah. Hal ini menyebabkan penyakit jantung, stroke, masalah sirkulasi darah pada kaki, dan pembengkakan pembuluh darah arteri dapat menyebabkan pendarahan dalam.
Masalah kesehatan seksual
Perokok akan memiliki resiko lebih tinggi mengalami masalah ereksi (impotensi) atau mengalami kesulitan untuk ereksi. Hal ini terjadi karena kerusakan pembuluh darah pada penis.
Rheumatoid arthritis
Penuaan
Perokok akan mempercepat terbentuknya garis pada wajah daripada non-perokok. Hal ini menyebabkan perokok menjadi terlihat lebih tua daripada yang sebenarnya.
Menurunkan tingkat kesuburan pada pria dan wanita.
Menopause
Perokok akan mengalami menopause lebih cepat dua tahun daripada non-perokok.

Faktor Resiko Merokok ketika Hamil
Merokok ketika sedang hamil dapat meningkatkan beberapa faktor resiko seperti :

Keguguran
Komplikasi selama kehamilan, seperti pendarahan selama kehamilan, pelengketan pada plasenta, kelahiran prematur, dan kehamilan ektopik (telur yang dibuahi tidak menempel dan tumbuh dalam rahim seperti pada umumnya).
Bayi yang lahir memiliki berat badan yang kecil. Bayi yang lahir dari wanita yang merokok memiliki berat lebih rendah dari pada wanita non-perokok. Bayi dengan berat badan ringan dan prematur memiliki resiko lebih besar mengalami infeksi dan penyakit lain.
Cacat bawaan pada bayi seperti bibir sumbing.
Meningkatnya resiko bayi mengalami kematian pada minggu pertama dalam kandungan.
Meningkatnya resiko pertumbuhan bayi yang terhambat dan menurunnya kesehatan pada anak. Rata-rata anak yang lahir dari wanita yang merokok memiliki resiko lebih tinggi menderita asma.

Dampak Merokok bagi Lingkungan

Pada Anak- Anak
Anak-anak dan bayi yang hidup didalam rumah yang terdapat orang yang merokok memiliki resiko seperti :
– Lebih rentan menderita asma, infeksi telinga, infeksi pada hidung dan infeksi pada dada.
– Memiliki resiko peningkatan kematian secara tiba-tiba.
– Anak-anak akan cenderung mencontoh kebiasaan orang dewasa disekitarnya, sehingga anak-anak tersebut rata-rata akan menjadi perokok.
– Menurunkan kemampuan anak-anak dalam membaca dan penalaran.
– Meningkatkan resiko menderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis dan kanker.
Perokok Pasif pada orang dewasa
Perokok pasif dapat meningkatkan resiko menderita kanker paru-paru dan penyakit jantung jika terpapar asap roko dalam waktu yang lama.

Manfaat Berhenti Merokok
Berhenti merokok memberi banyak keuntungan, berapa pun usia Anda ketika berhenti merokok. Lebih cepat Anda berhenti merokok, lebih banyak resiko yang dapat dicegah. Sekalipun telah menderita penyakit jantung atau Penyakit Paru Obstruktif Kronis akan menurunkan resiko terjadinya keparahan pada penyakit Anda.

Manfaat bagi kesehatan setelah berhenti merokok berdasarkan periode waktu :

Periode Waktu Setelah

Manfaat bagi Kesehatan

72 jam

Bernafas lebih mudah dan meningkatkan energi.

1 bulan

Kulit menjadi lebih sehat

3-9 bulan

Batuk, bersin, menurunkan resiko masalah pernafasan, meningkatkan fungsi paru-paru

1 tahun

Menurunkan resiko terjadinya serangan jantung.

10 tahun

Menurunkan resiko terjadinya kanker.

15 tahun

Menurunkan resiko terjadinya seranagn jantung seperti pada seseorang yang tidak pernah merokok.

Berikut beberapa manfaat lain ketika berhenti merokok :

Mengurangi frekuensi terjadinya infeksi pada dada dan pilek.
Aroma tembakau hilang dari nafas, pakaian, rambut dan wajah.
Dapat merasakan makanan dan minuman lebih bagus dari sebelumnya.
Menurunkan pengeluaran hingga Rp 7.300.000,- jika Anda merokok sebanyak 20 batang dalam sehari.

Cara Berhenti Merokok
Berikut beberapa cara untuk berhenti merokok :

Berkonsultasi dengan Dokter atau Apoteker untuk mendapatkan informasi, dukungan dan tips untuk berhenti merokok.
Terapi pengobatan untuk meningkatkan kesempatan untuk berhenti merokok.

 

Sumber :

http://patient.info/health/smoking-the-facts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *