Bagaimana Cara Mengatasi Bau Badan?
Bagaimana Cara Mengatasi Bau Badan?

Bagaimana Cara Mengatasi Bau Badan?

Diposting pada

BAGAIMANA CARA MENGATASI BAU BADAN?

Penggunaan deodorant atau antiprespirant dapat mengurangi produksi keringat dan menutupi bau yang disebabkan oleh bercampurnya bakteri pada kulit dengan keringat.

Berkeringat dan memiliki bau badan sering dialami oleh banyak orang. Tubuh memiliki dua jenis kelenjar keringat utama dan keduanya menghasilkan dua jenis keringat yang sangat berbeda. Kedua jenis keringat yang dihasilkan oleh kelenjar tidak berbau, tetapi jenis keringat yang dihasilkan di ketiak dan selangkangan dapat berbau saat mengenai kulit.

Perubahan keringat yang tidak biasa seperti keringat berlebihan atau keringat yang sedikit. Perubahan bau badan dapat menandakan terjadinya masalah medis. Perubahan gaya hidup dapat mengatasi gejala yang disebabkan oleh keringat normal dan bau badan.

Tanda dan  gejala keringat dan bau badan
Umumnya setiap ornag memiliki jumlah keringat dan bau badan yang berbeda-beda. Berkonsultasilah ke dokter jika:

Jumlah keringat berbeda dari biasanya seperti lebih banyak atau lebih sedikit
Keringat dapat menggangu rutinitas
Berkeringat pada malam hari tanpa penyebab yang jelas
Terdapat perubahan bau badan

Apakah penyebab bau badan?
Kulit memiliki dua jenis kelenjar keringat utama yaitu kelenjar eccrine dan kelenjar apokrin. Kelenjar eccine terdapat pada semua permukaan kulit. Kelenjar apokrin terdapat pada bagian yang memiliki folikel rambut seperti ketiak dan selangkangan.

Ketika suhu tubuh meningkat, kelenjar eccrine akan mengeluarkan cairran ke permukaan kulit untuk mendingingkan tubuh. Cairan yang dikeluarkan terdiri dari air dan garam. Kelenjar apokrin menghasilkan cairan susu yang paling sering disekresikan saat berada dalam tekanan emosional. Cairan ini tidak berbau hingga mengalami kombiansi dengan bakteri atau flora normal kulit.

Bagaimana cara mengurangi bau badan?
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi atau  mengurangi bau badan:

Menjaga kerbersihan tubuh
Menjaga kebersihan tubuh dapat dilakukan dengan mandi setidaknya sekali sehari untuk membasuh keringat sekaligus mengurangi jumlah bakteri pada kulit.  Keringat dapat berbau umumnya karena bercampur dengan bakteri pada kulit. Cuci hingga bersih bagian tubuh yang rawan berkeringat untuk mengurangi bau badan.
Menggunakan sabun antibakterial
Pilih jenis sabun yang mengandung antibakteri untuk mengurangi jumlah bakteri dan bau. Carilah label antibakteri pada kemasan sabun.
Keringkan tubuh setelah mandi
Setelah mandi, pastikan tubuh untuk dapat benar-benar kering terutama pada area yang sering berkeringat. Seseorang yang memiliki kulit kering, lebih sulit mengalami bau badan.
Gunakan deodorant atau antiperspirant
Setelah tubuh bersih dan kering maka gunakan deodorant pada ketiak. Deodorant dapat mengurangi produksi keringat dan menutupi bau yang disebabka bakteri pada kulit. Antiperspirant mengandung aluminium klorida untuk mengurangi keringat. Gunakan deodorant atau antiprespirant dua kali sehari pada pagi dan sore hari.
Menjaga kebersihan pakaian
Ganti pakaian sesering mungkin ketika sudah basah karena keringat untuk membantu mengurangi bau badan. Ganti juga kaos kaki secara berkala untuk menghindari terjadinya bau kaki.
Hindari makanan dan minuman yang menyebabkan keringat berlebihan
Batasi konsumsi makanan yang cenderung menyebabkan tubuh menghasilaj keringat seperti makanan pedas atau panas. Hindari juga konsumsi makanan yang menyebabkan bau seperti bawang merah atau bawang putih. Minuman yang mengandung kafein dan alkohol juga dapat menyebabkan keringat berlebihan.

Menjaga kebersihan tubuh merupakan cara terbaik untuk mengatasi bau badan.

Pertanyaan anda akan dijawab langsung oleh tenaga kesehatan kami. Kunjungi juga akun Instagram @vivahealthindonesia, Fanpage VivaHealthIndonesia dan Twitter@vivahealthID untuk melihat jadwal kegiatan Apotek Viva di kota Anda dan info kesehatan lainnya.

Sumber:

Mayo Clinic. (2017, 14 Feb). Sweating and Baby Odor. Diperoleh 01 Agustus 2017 dari: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sweating-and-body-odor/diagnosis-treatment/treatment/txc-20307984
WebMD. (2016, 20 Oktober). 6 Tips for Reducing Body Odor. Diperoleh 01 Agustus 2017 dari: http://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/reduce-body-odor

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *