Ramuan Tradisional Untuk Menurunkan Panas Anak

Diposkan oleh : pada tanggal 23 Mar. 2016 Kategori Tips Sehat

Ramuan Tradisional Untuk Menurunkan Panas Anak,- Anak bayi atau balita memang lebih rentan terkena panas/demam. Kita sebagai orang tua sebaiknya lebih tanggap kalau panas menyerang anak, sebab terkadang panas datang tiba-tiba tanpa diketahui penyebab pastinya. Panas yang menyerang buah hati bisa terjadi karena beberapa faktor, mulai dari faktor cuaca yang berubah maupun fisik buah hati yang sedang tak nyaman.

Ketika anak tiba-tiba mengalami panas yang tinggi, pastinya hal itu akan membuat cemas. Sebaiknya rasa cemas dibarengi dengan tindakan. Segera beri tindakan kepada buah hati supaya mampu membantu meredakan panasnya.

Ada beberapa tanaman tradisional yang dapat kita manfaatkan untuk meredakan panas pada buah hati anda. Ramuan tradisional dipercaya bekerja secara alami tanpa efek samping di dalam tubuh.

Ramuan Tradisional Menurunkan Panas  Anak

Ramuan Tradisional Yang Dapat Diperlukan Untuk Menurunkan Panas Anak

1.Bawang merah

Bawang merah mengandung minyak atsiri, metilaliin, sikloaliin, kaemferol, floglusin, kuersetin di mana seluruh kandungan ini mempunyai manfaat sebagai penurun panas. Buat pemakaiannya cukup mudah, parut atau iris-iris sekian banyak siung bawang merah & tambahkan minyak kelapa secukupnya. Setelah itu, cukup balurkan campuran ini keseluruh tubuh anak.

2.Temulawak

Kandungan zat aktif germacrene, xanthorrhizol & alpha betha curcumena ada temulawak mempunyai fungsi sebagai antiinflamasi & antibiotik. Temulawak ini sudah dimanfaatkan sejak lama sebagai obat penurun panas, diare, maag, sakit kuning pun meningkatkan nafsu makan.

Untuk penggunaan temulawak ini dengan kiat memarut sekitar satu ruas jari temulawak & tambahkan setengah gelas. Sesudah itu peras dna saring untuk diambil sarinya. Tambahkan 2 sendok makan madu , aduk sampai merata & bagi jadi 3 bagian. Berikan 3x sehari untuk menurunkan panas kepada anak.

3.Kunyit

Kunyit mengandung minyak atsir, curcumin, turmeron & zingiberen yang mempunyai fungsi juga sebagai antiinflamasi, antibakteri & antioksidan.

Untuk penggunaanya, parut kunyit kira kira satu ruas jari tambahkan setengah gelas air panas. Sesudah dingin, peras untuk diambil sarinya & tambahkan perasan setengah jeruh nipis & 2 sendok makan madu. Bagi jadi 3 bagian untuk diberikan 3x sehari.

4.Lempuyang

Lempuyang mengandung minyak atsiri yang mempunyai fungsi sebagai obat penurun panas. Untuk penggunaannya, ambil satu ruas lempuyang lalu parut & tambahkan setengah gelas air panas. Ambil sarinya dengan cara memeras & menyaringnya. Tambahkan 2 sendok makan madu, bagi jadi 3 bagian untuk diberikan 3x sehari.

5.Sambiloto

Sambiloto juga mempunyai kandungan androgafolid lactones yait zat pahit yang terkandung di dalam sambiloto, glucosides, diterpene, juga flavonoid yang memang berfungsi untuk menurunkan panas pada anak.

Cara penggunaannya yakni rebus 10 gr daun sambiloto yang telah kering, lalu tambahkan 25 gr kunyit kering, juga 200 cc air. Setelah itu, rebuslah ramuan yang telah dicampurkan tadi hingga mendidih hingga airnya tersisa 100 cc. Sesudah itu saring. Dalam keadaan yang masih hangat, anda dapat menambahkan 100 cc madu & aduk hingga rata. Bagilah jadi 3 bagian dan berikan kepada buah hati anda 3x sehari.

Dengan banyak ramuan tradisional yang ada dirumah untuk digunakan sebagai obat penurun panas anak dapat memudahkan bunda dalam mengatasi anaknya yang terserang panas. Pastinya dengan memakai bahan alami akan membuat obat alami jadi lebih aman untuk anak.

Terimakasih telah mengunjungi situs tips sehat online

Ramuan Tradisional Untuk Menurunkan Panas Anak Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Ramuan Tradisional Untuk Menurunkan Panas Anak,- Anak bayi atau balita memang lebih rentan terkena panas/demam. Kita sebagai orang tua sebaiknya lebih tanggap kalau panas menyerang anak, sebab terkadang panas datang tiba-tiba tanpa diketahui penyebab...
Tips Sehat - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *