Penyakit Yang Sering Menyerang Ibu Hamil

Diposkan oleh : pada tanggal 4 Oct. 2014 Kategori Anak dan Kehamilan

Tips Sehat

Penyakit Yang Sering Menyerang Ibu Hamil

ibu hamil 4Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik jasmani maupun rohani (selalu rileks dan tidak stres). Di masa-masa ini pula, ibu hamil sangat rentan terhadap menurunnya kemampuan tubuh untuk bekerja secara maksimal. Ibu hamil juga akan sangat rentan terhadap beberapa penyakit. Lalu apa saja penyakit yang sering menyerang ibu hamil ? Simak beberapa penyakit yang sering menyerang ibu hamil.

Penyakit Yang Sering Menyerang Ibu Hamil

1.Anemia

Anemia dalam masa kehamilan adalah hal yang sering terjadi. Anemia dalam masa kehamilan adalah suatu kondisi ibu hamil dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr % terutama pada trimester I dan trimester III. Sedangkan kadar haemoglobin yang normal untuk wanita hamil trimester akhir minimal 10,5 g/dL. Jika kurang , disebut dengan anemia. Anemia pada masa kehamilan disebabkan karena pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan, kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil, meningkatkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin, adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (fe) pada wanita akibat persalinan sebelum nya dan menstruasi.

Gejala anemia pada masa kehamilan adalah pucat, cepat lelah, rasa lemah, letih, pusing, sakit kepala, kurangnya nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

2.Toksoplasma

Toksoplasma sering kita dengar sebagai penyakit yang cukup terkenal menyerang ibu hamil. Toksoplasma merupakan parasit. Parasit tersebut tidak menyerang manusia, tapi hidup pada beberapa hewan seperti kucing, anjing, kambing dan sebagainya. Seseorang dapat terinfeksi parasit toksoplasma bila berjalan tanpa alas kaki. Bahkan parasit tersebut bisa masuk ke tubuh bila anda memakan daging yang kurang sempurna kematangannya, sayur-sayuran dan buah-buahan mentah yang tidak dicuci. Namun, kebanyakan ibu hamil terserang toksoplasma karena hewan peliharaannya salah satunya kucing.

Gejala yang timbul pada saat parasit toksoplasma menyerang tubuh yaitu badan menjadi demam, sakit kepala, badan terasa lemah, pembengkakan getah bening, penglihatan menjadi terganggu, tubuh gemetar bahkan bisa terjadi kejang-kejang.

3.Preeklamsia

Preeklamsia adalah tekanan darah tinggi pada ibu hamil dan kelebihan kadar protein dalam urine (proteinuria). Tinggi tekanan darah maka akan mengakibatkan mengecilnya pembuluh darah di uterus, yang berfungsi memberi janin oksigen dan semua nutrisi yang diperlukan. Akibatnya, perkembangan bayi yang ada didalam kandungan pun menjadi terhambat. Oleh karena itu wanita yang sedang hamil diwajibkan untuk memeriksakan kehamilan secara teratur atau minimal sebanyak 3 kali, yakni masing-masing trimester pertama, kedua, dan ketiga. Karena pemeriksaan kehamilan penting, agar ibu hamil dapat mengetahui perkembangan kehamilannya, tingkat kesehatan kandungan, kondisi janin dan mengetahui kemungkinan penyakit / kelainan pada kandungan.

4.Plasenta Previa

Plasenta Previa adalah suatu kondisi plasenta (ari-ari) menempel dibagian bawah rahim sehingga bukan berada dalam posisi normal. Penyebab plasenta previa memang belum diketahui pasti, namun dari berbagai sumber medis kebidanan mengungkapkan bahwa faktor-faktor yang mendukung terkadinya plasenta previa adalah faktor usia, pada usia muda rahim belum sempurna terutama lapisan endometriumnya, usia diatas 35 tahun keadaan ( endometrium ) sudah mulai kurang suburm riwayat persalinan yang sering hamil dengan jarak dekat antara kehamilan, keadaan rahim, bekas kuret, bekas operasi pada rahim, dan kurang gizi.

5.HIV-AIDS

Pada HIV-AIDS terjadi gangguan pada sistem kekebalan tubuh dan ibu hamil mudah terkena infeksi. Kehamilan akan memperburuk progresivitas infeksi HIV, sebaliknya efek HIV pada kehamilan adalah pertumbuhan intra terhambat dan berat lahir rendah serta peningkatan kelahiran prematur.

6.Payah jantung

Keluhan yang dirasakan ibu hamil adalah sesak nafas, jantung berdebar, dada terasa berat kadang-kadang nyeri, kaki bengkak. Bahaya yang dapat terjadi payah jantung bertambah berat, kelahiran prematur, dalam persalinan kemungkinan bayi tidak segera menangis atau bahkan bayi dapat lahir mati.

7.Malaria

Gejala malaria adalah panas tinggi, menggigil dan keluar keringat, sakit kepala, dan muntah. Bahaya yang terjadi adalah keguguran, kematian janin  dalam kandungan dan persalinan prematur.

8.Tuberkulosis Paru
Tuberkulosis Paru adalah penyakit yang menular disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Serangan tuberkulosis paru pada ibu hamil kadangkala terlambat diketahui, karena gejala tuberkulosis paru mirip dengan dampak kehamilan seperti lesu, hilangnya nafsu makan, da mudah merasa lelah. Namun bila ibu hamil mengalami batuk sampai lebih dari 2 minggu, maka pemeriksaan intensif harus segera dilaksanakan.

9.Kencing Manis

Kencing manis semasa hamil disebut sebagai gestational diabetes mellitus. Gestational diabetes mellitus adalah suatu kondisi dimana kadar gula atau glukosa dalam darah melebihi batas normal. Kencing manis pada masa kehamilan , biasanya diderita ibu hamil pada trisemester kedua dan akan sembuh dengan sendirinya setelah melahirkan. Penyebab munculnya kencing manis pada ibu hamil  karena saat pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin untuk menjaga kadar gula darah dalam batas normal.

Demikian beberapa penyakit yang menyerang ibu hamil. Semoga artikel-artikel kami dapat memberikan pengetahuan. Mulai dari sekarang , biasakan pola hidup sehat dan pola makan sehat agar tidak mudah terserang penyakit.

Terimakasih telah mengunjungi website kami Tips Sehat Online.

Penyakit Yang Sering Menyerang Ibu Hamil Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Penyakit Yang Sering Menyerang Ibu Hamil Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik jasmani maupun rohani (selalu rileks dan tidak stres). Di masa-masa ini pula, ibu hamil sangat...
Anak dan Kehamilan - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *