Mengetahui Manfaat Polenta, Bubur Jagung Khas Italia

Diposkan oleh : pada tanggal 4 Dec. 2017 Kategori Makanan Sehat

Bagi Anda penggemar makanan khas Italia mungkin sudah tidak asing dengan makanan yang satu ini. Olahan jagung yang dibuat menjadi bubur atau Polenta aka bubur jagung, selain memiliki cita rasa yang enak juga ternyata menyimpan manfaat baik untuk kesehatan.

Mengetahui Manfaat Polenta, Bubur Jagung Khas Italia

Polenta, begitu sebutan untuk bubur jagung yang ini memiliki tekstur yang berbeda-beda tergantung bagaimana cara memasak dan waktu yang dibutuhkan sebelum penyajiannya. Jika disajikan dengan segera setelah dimasak, Polenta yang masih panas memiliki tekstur yang lembut. Akan tetapi, jika sudah agak lama dan hampir dingin, tekstur dari Polenta menjadi tebal, padat dan bahkan bisa dijadikan dalam bentuk irisan.

Lalu, apa manfaat yang didapat dari makanan tersebut? Ini dia selengkapnya.

1. Kaya dengan kandungan Karbohidrat kompleks.

Karbohidrat kompleks merupakan karbohidrat yang mengandung serat dan pati. Karbohidrat kompleks dipecah di dalam tubuh lebih lama daripada karbohidrat sederhana sehingga tidak menimbulkan naik-turunnya gula darah setelah makan. Kondisi ini justru baik sebab membuat energi tersedia lebih lama dalam tubuh dan dapat mengontrol selera makan. Jenis karbohidrat kompleks juga sangat baik untuk orang dengan Diabetes melitus sebab pelepasan glukosa (gula) ke dalam tubuh dilakukan secara pelan-pelan dan bisa mengontrol gula darah.

Dengan konsumsi makanan yang memiliki kandungan Karbohidrat kompleks juga membuat kenyang lebih lama, menjaga kesehatan sistem pencernaan, dan mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Inilah manfaat Polenta sayang untuk dilewatkan, terutama bagi Anda yang punya masalah pencernaan atau ingin mengurangi porsi makan.

2. Mengandung Vitamin A.

Polenta mengandung Vitamin A yang penting dalam sistem kekebalan tubuh. Vitamin A menjaga Epitel, yakni jaringan tubuh yang melapisi paru-paru, saluran pencernaan, lapisan pembuluh darah, dan kulit. Keberadaan Vitamin A dalam epitel melindungi bakteri atau mikroorganisme penyebab penyakit masuk ke dalam tubuh. Vitamin A dibutuhkan dalam menjaga ketajaman penglihatan, terutama diperlukan oleh retina mata guna mengubah cahaya visual menjadi sinyal saraf ke otak.

3. Sumber Karotenoid.

Karotenoid merupakan pigmen yang terdapat pada makanan nabati yang dapat diubah menjadi bentuk Vitamin A. Asupan makanan yang mengandung Karotenoid sangat penting untuk tubuh karena bekerja sebagai antioksidan melindungi sel-sel, jaringan, dan organ di tubuh melawan efek radikal bebas yang bisa berkontribusi pada terjadinya perkembangan kanker, penyakit jantung, dan penyakit mata. Sebagian Karotenoid diubah menjadi Vitamin A dan memiliki fungsi menjaga sistem kekebalan tubuh, kesehatan mata, dan mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan.

4. Rendah lemak.

Pada dasarnya, Polenta merupakan makanan yang rendah lemak dan aman dikonsumsi untuk diet rendah lemak. Namun, itu semua tergantung bagaimana Anda mengolahnya. Hindari menggunakan lemak jenuh tambahan dalam memasaknya seperti menggunkan mentega. Masak dengan lemak jenuh akhirnya membuat manfaat polenta berkurang.

5. Memiliki kandungan Mineral-mineral penting.

Mineral-mineral esensial yaitu Kalsium, Zat besi, Magnesium, fosfor, Natrium, dan Zink juga dimiliki Polenta. Vitamin yang ditemukan dalam jumlah kecil pada polenta yakni vitamin B dan E. Mineral berguna salah satunya untuk menjaga kepadatan tulang dan menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh.

6. Polenta mengandung Protein.

Komponen utama dalam Polenta adalah karbohidrat, namun Polenta tetap mengandung Protein. Protein ini berfungsi dalam banyak proses metabolisme dan pembentukan struktur tubuh di dalam tubuh. Protein juga berfungsi dalam pembentukan enzim, hormon, dan neurotransmitter. Keseimbangan cairan di dalam tubuh juga diatur oleh Protein.

7. Polenta termasuk gluten-free.

Bagi Anda yang mencari makanan dengan bebas Gluten, Polenta bisa jadi pilihan yang tepat. Polenta aman untuk dikonsumsi oleh orang dengan Celiac Disease atau memiliki sensitivitas terhadap gluten. Namun, saat Anda membeli produk Polenta instan, harus tetap melihat kandungannya pada bungkus produk apakah ada zat tambahan tertentu atau tidak yang justru berbahaya bagi Anda. Celiac disease adalah kondisi radang usus kronis yang dipicu oleh adanya konsumsi gluten masuk ke dalam usus. Gluten adalah sejenis protein yang ditemukan dalam produk turunan gandum. Saat penderita dengan Celiac disease mengonsumsi produk yang mengandung gluten, maka akan membuat radang usus dan kondisi tersebut akan mengganggu penyerapan zat gizi dari makanan lainnya.

Selain kaya akan kandungan nutrisi penting, Polenta juga memberikan manfaaat yang luar biasa untuk kesehatan. Semoga artikel berikut bermanfaat untuk Anda, nantikan artikel-artikel kesehatan lainnya. Salam!

Posted by Hani.

Mengetahui Manfaat Polenta, Bubur Jagung Khas Italia Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Bagi Anda penggemar makanan khas Italia mungkin sudah tidak asing dengan makanan yang satu ini. Olahan jagung yang dibuat menjadi bubur atau Polenta aka bubur jagung, selain memiliki cita rasa yang enak juga ternyata...
Makanan Sehat - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *