Mengenal Penyakit Kelainan Darah Thalasemia

Diposkan oleh : pada tanggal 1 Mar. 2016 Kategori Masalah Kesehatan

Thalasemia, merupakan salah satu penyakit kelainan darah yang masuk dalam salah satu jenis anemia hemolitik akibat dari faktor genetika yang menimbulkan protein dalam sel darah merah (hemoglobin) tidak berfungsi secara normal. Akibatnya, hemoglobin yang berfungsi sebagai pengantar oksigen ke paru-paru dan seluruh tubuh mengalami masalah, sehingga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Inilah yang menyebabkan para penderita thalasemia memiliki tingkat oksigen yang lebih rendah.

penderita thalasemia

Dari hal tersebut, penderita thalasemia dapat mengalami beberapa gejala, seperti mudah lelah, mudah mengantuk, kesulitan bernapas, sampai hilangnya kesadaran. Bahkan pada kondisi yang serius karena tidak segera ditangani, penderita thalasemia akan mengalami pertumbuhan yang lamban, kerusakan organ tubuh, penyakit hati, sampai pada gagal jantung.

Baca juga : Makanan yang Bisa Membuat Anda Selalu Bahagia

Untuk mengetahui lebih jelas seseorang menderita thalasemia atau tidak, yaitu dengan cara melakukan tes darah yang bisa mengukur jumlah zat besi dan evaluasi hemoglobin, serta menganalisis DNA untuk memeriksa seseorang memiliki gen hemoglobin yang bermutasi atau tidak. Pemeriksaan ini sangat dianjurkan pada bayi, terutama ketika masih dalam kandungan untuk menginformakasikan pada orang tua agar mereka harus mempersiapkan segalanya sejak dini.

Cara lain yang bisa dilakukan dalam mendiagnosis seorang anak apakah menderita thalasemia atau tidak, yaitu tergantung pada kedua orang tuanya. Apakah mereka penderita thalasemia, atau pembawa sifat (carrier), atau juga orang tua yang sehat. Nah, berikut kenampakan dari risiko thalasemia tersebut.

penyakit thalasemia

Pengobatan thalasemia yang harus dijalankan memang harus sesuai dengan kondisi penderitanya apakah ia mengalami thalasemia minor atau mayor. Bagi penderita thalasemia minor, penderitanya mengalami gejala yang sama dengan anemia secara umum, dan pengobatannya pun cenderung lebih ringan. Sedangkan untuk thalasemia mayor, penderitanya secara umum membutuhkan transfusi darah hingga seumur hidup.

Oleh karena itulah, pemerintah kini menghimbau untuk para calon pasangan yang akan menikah kelak, agar melakukan tes darah terlebih dahulu untuk meminimalisir adanya penderita thalasemia baru. Di samping itu, para ahli pun sedang berusaha menghasilkan obat thalasemia mayor dan minor yang bisa benar-benar membantu penyembuhan para penderitanya.

By Novita

Mengenal Penyakit Kelainan Darah Thalasemia Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Thalasemia, merupakan salah satu penyakit kelainan darah yang masuk dalam salah satu jenis anemia hemolitik akibat dari faktor genetika yang menimbulkan protein dalam sel darah merah (hemoglobin) tidak berfungsi secara normal. Akibatnya, hemoglobin yang...
Masalah Kesehatan - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *