Mengenal Jenis-Jenis dan Fungsi Hormon pada Wanita

Diposkan oleh : pada tanggal 18 Jul. 2017 Kategori kesehatan

Mengenal Jenis-Jenis dan Fungsi Hormon pada Wanita,- Hormon merupakan zat kimia yang diproduksi oleh sistem endokrin dalam tubuh dan berfungsi untuk membantu mengendalikan hampir semua fungsi tubuh seperti pertumbuhan, metabolisme hingga reproduksi.

Gangguan hormon merupakan salah satu hal yang sering menjadi kambing hitam ketika seorang wanita mengalami gangguan kesehatan hingga suasana hati yang buruk atau bad mood. Hal ini tidak sepenuhnya salah. Beberapa jenis hormon pada wanita memang berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh secara umum, sekaligus menjadi kunci kesehatan reproduksi dan seksual.

Adapun jenis-jenis dan fungsi hormon pada wanita yang perlu Anda kethaui diantaranya adalah :

Testosteron

Kadar hormon testosteron yang terdapat pada tubuh wanita memang tidak sebanyak pria, namun ini tetap memberikan manfaat bagi kesehatan wanita. Dengan adanya hormon ini, gairah seks wanita akan tetap terjaga dengan baik, tulang tetang sehat, mengendalikan nyeri, dan menjaga kemampuan kognitif. Kadar testosteron dalam tubuh setiap wanita berbeda, yaitu dalam kisaran 15-70 ng/dl.

Progesteron

Hormon ini berpengaruh terhadap siklus menstruasi dan ovulasi. Ketika mengalami ovulasi, hormon progesteron akan membantu mempersiapkan lapisan bagian dalam rahim atau endometrium untuk menerima sel telur yang telah dibuahi oleh sperma. Walaupun begitu, terkadang hormon progesteron memicu timbunya rasa tidak nyaman. Seperti, dua minggu sebelum menstruasi, hormon ini mungkin akan menyebabkan perut terasa kembung, nyeri pada payudara dan timbulnya jerawat serta perubahan emosional.

Estrogen

Hormon estrogen diproduksi oleh ovarium, kemudian dalam jumlah lebih sedikit juga diproduksi oleh korteks adrenal dan plasenta pada ibu hamil. Hormon ini berfungsi untuk membantu perkembangan dan perubahan tubuh saat pubertas, termasuk perkembangan secara seksual, memastikan jalannya ovulasi dalam siklus menstruasi bulanan, keluarnya air susu ibu setelah persalinan serta berpengaruh dalam menentukan suasana hati dan juga proses penuaan. Penurunan produksi estrogen dapat menimbulkan berbagai gangguan, seperti menstruasi yang tidak rutin, vagina yang kering, suasana hati yang tidak menentu, serta osteoporosis pada wanita lanjut usia.

Follicle Stimulating Hormone (FSH)

Hormon FSH diproduksi di kelenjar hipofisis dan berperan penting dalam sistem reproduksi. Hormon ini membantu mengendalikan siklus menstruasi, dan produksi sel telur pada ovarium. Kadar hormon FSH yang rendah dapat menanadakan seorang wanita tidak mengalami ovulasi, hipofisis tidak memproduksi hormon dengan cuku, atau juga dapat menandakan kehamilan. Sebaliknya, hormon FSH yang tinggi dapat menandakan wanita memasuki masa menopause, adanya tumor di kelenjar hipofsis, atau mengalami sindrom Turner.

Luteinizing Hormone (LH)

LH pada wanita bertugas untuk membantu tubuh mengatur siklus menstruasi dan ovulasi. Maka dari itu, hormon ini juga memiliki peranan dalam masa pubertas. Hormon ini diproduksi di kelenjar hipofsis (pituitary) di otak. Umumnya, kadar hormon LH pada wanita akan meningkat ketika menstruasi dan setelah menopause.

 

By Sri Maryati

Mengenal Jenis-Jenis dan Fungsi Hormon pada Wanita Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Mengenal Jenis-Jenis dan Fungsi Hormon pada Wanita,- Hormon merupakan zat kimia yang diproduksi oleh sistem endokrin dalam tubuh dan berfungsi untuk membantu mengendalikan hampir semua fungsi tubuh seperti pertumbuhan, metabolisme hingga reproduksi. Gangguan hormon...
kesehatan - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *