Jenis Vaksin Yang Bisa Diberikan Pada Lansia

Diposkan oleh : pada tanggal 3 May. 2018 Kategori kesehatan

Pemberian vaksin dan imunisasi, memang lebih banyak dilakukan pada anak-anak. Namun, sekarang ini bukan hanya anak-anak saja yang membutuhkannya, namun kakek dan nenek juga sama-sama membutuhkan.

Hal ini karena sistem kekebalan tubuh orangtua semakin melemah seiring bertambahnya usia. Hal ini juga lah yang menyebabkan lansia lebih sering terkena sakit. Vaksin (imunisasi) bisa dijadikan sebagai cara pencegahan yang tepat untuk lansia, agar tidak mudah tertular penyakit dan menjadi lebih produktif di usia senja.

Jenis Vaksin Yang Bisa Diberikan Pada Lansia

Dilansir dari laman halosehat, berikut ini adalah beberapa vaksin yang bisa diberikan kepada lansia, diantaranya :

1. Vaksin Flu.

Walaupun flu dianggap sebagai masalah kesehatan umum dan daat membaik dengan penanganan sederhana, flu juga bisa mematikan jika gejalanya terus dibiarkan. Apalagi jika terjadi pada lansia yang sistem imunnya sudah lebih lemah, sehingga flu akan lebih sulit dan lama sembuhnya.

Beberapa kondisi kesehatan tertentu, seperti Diabetes dan penyakit jantung juga makin melemahkan daya tahan tubuhnya sehingga bisa memperburuk flu bahkan menyebabkan komplikasi, seperti Pneumonia. Virus influenza juga dapat dicegah dengan vaksin flu, yang bisa didapatkan satu kali setiap tahun. Tubuh lansia butuh waktu sekitar dua minggu untuk merespons vaksin dan membangun kekebalan tubuhnya.

2. Vaksin Herpes zoster.

Vaksin herpes zoster perlu diberikan pada orang tua, terlebih jika ia sudah pernah terkena cacar air di masa mudanya. Hal ini dikarenakan virus cacar air bisa terus berdiam dalam tubuh selama bertahun-tahun, bahkan setelah Anda sembuh, dan “kambuh” di kemudian hari dalam versi cacar ular alias herpes zoster.

Pada akhirnya virus ini dapat bertambah kuat seiring dengan kekebalan tubuh lansia yang melemah. Komplikasi yang paling umum yaitu neuralgia postherpetik, yang ditandai dengan nyeri kronis selama berbulan-bulan setelah herpes zoster akut. Itu sebabkan lansia juga perlu mendapatkan vaksin herpes zoster apabila belum pernah mendapatkannya. Vaksin ini diberikan kepada orang berusia 50 sampai 60 tahun, baik dalam keadaan sehat maupun sedang menderita herpes sekalipun. Sedikit informasi penting, kemanjuran vaksin ini bertahan selama lima tahun!

3. Vaksin Pneumococcal.

Vaksin Pneumococcal diberikan pada lansia dengan tujuan untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Streptocossus Pneumoniae atau lebih sering disebut kuman Pneumokokus. Vaksin Pneumococcal nantinya dapat mencegah Pneumonia (infeksi paru-paru), meningitis (infeksi selaput otak dan sumsum tulang belakang), dan sepsis (infeksi darah).

Penyakit akibat bakteri pneumokokus ini dapat menyebabkan ketulian, kerusakan otak, kehilangan anggota tubuh, dan bahkan kematian. Biasanya, vaksin untuk lansia ini diberikan dalam dua tahapan, yaitu vaksin pneumokokus jenis konjugasi dan vaksin pneumokokus jenis polisakarida.

4. Vaksin Hepatitis B.

Hepatitis B termasuk infeksi virus menular yang dapat menyebabkan kerusakan hati. Vaksin Hepatitis B dibutuhkan lansia dikarenakan organ hati dan fungsinya mengalami penurunan akibat penuaan alami, sehingga membuatnya rentan terinfeksi virus.

Seorang lansia juga rentan tertular hepatitis B apabila sudah lebih dulu punya penyakit hemofilia, diabetes, ginjal, dan penyait lainnya yang menyebabkan daya tahan tubuhnya melemah. Vaksin hepatitis B pada umumnya sudah diberikan sejak bayi dengan tiga atau empat rangkaian suntikan selama enam bulan. Namun, bila Anda tidak yakin bahwa dirinya sudah mendapatkan vaksin ini atau belum, konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan vaksin ini lagi.

Semoga bermanfaat, nantikan tips sehat lainnya yang selalu update setiap hari di website kami 🙂 Salam.

Jenis Vaksin Yang Bisa Diberikan Pada Lansia Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Pemberian vaksin dan imunisasi, memang lebih banyak dilakukan pada anak-anak. Namun, sekarang ini bukan hanya anak-anak saja yang membutuhkannya, namun kakek dan nenek juga sama-sama membutuhkan. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh orangtua semakin...
kesehatan - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *