Jenis Obat Yang Masih Tergolong Psikotropika

Diposkan oleh : pada tanggal 9 Aug. 2017 Kategori kesehatan

Seminggu belakangan, kita mengetahui berita bahwa pasangan artis yang popularitasnya cukup tinggi kedapatan mengkonsumsi Dumolid, yang sayangnya dalam hal ini penyalahgunaan Dumolid sembarangan, termasuk berbahaya karena Dumolid masih dikategorikan obat-obatan Psikotropika.

Jenis Obat Yang Masih Tergolong Psikotropika

Apa sebenarnya Dumolid? Dumolid adalah jenis obat penenang Benzodiazepin. Obat ini termasuk golongan ke IV jenis obat Psikotropika karena mengandung Nitrazepam di dalamnya. Jika dikonsumsi tanpa resep dokter, efeknya dapat menyebabkan ketergantungan, depersonalisasi hingga sakau.

Namun selain Dumolid, ada beberapa jenis obat lain yang masih tergolong Psikotropika. Informasi dibawah ini diharapkan dapat bermanfaat, dan bukan untuk disalahgunakan.

Berikut adalah jenis obat yang masih tergolong Psikotropika.

  • Calmlet.

Umumnya obat jenis ini dikonsumsi oleh orang-orang yang menderita depresi berat, gangguan jiwa dan serangan panik yang berlebihan. Kandungan Alprazolam di dalam obat membuat suasana hati jadi lebih tenang dan nyaman. Namun ingat, konsumsi obat ini harus sesuai resep dokter. Konsumsi berlebihan obat ini dapat menyebabkan ketergantungan, gangguan mental, amnesia, kejang-kejang hingga gagal fokus.

  • Xanax.

Xanax juga termasuk obat yang memiliki kandungan Alprazolam yang merupakan obat anti kecemasan, panik dan depresi. Walaupun fungsi utamanya sebagai obat penenang, namun obat ini harus dikonsumsi sesuai dengan resep dokter. Pengonsumsi Xanax bisa menjadi lebih tenang dan mudah mengantuk. Namun, konsumsi berlebihan berdampak pada terjadinya pusing, penurunan ingatan, kejang, alergi dan perubahan suasana hati.

  • Lexotan.

Termasuk jenis obat yang berisi bahan aktif berupa Bromazepam dari golongan Benzodiazepin yang berguna untuk menenangkan kecemasan dan serangan panik. Obat ini hanya boleh dikonsumsi berdasarkan resep dokter. Kelebihan konsumsi obat ini berefek meningkatkan tekanan darah, meningkatkan risiko hiperaktif, termor hingga perubahan perilaku seksual.

  • Valium.

Obat keempat yang juga tergolong ke dalam psikotropika adalah Valium. Nama lain obat ini adalah Diazepam atau salah satu jenis obat Benzodiazepin yang mempengaruhi sistem saraf otak dan bersifat menenangkan. Obat ini umumnya digunakan sebagai obat penenang, anti depresi, mengatasi insomnia serta kejang-kejang. Tapi, konsumsi Valium berlebih bisa berakibat fatal. Anda bisa mengalami gangguan organ dalam, kebingungan, halusinasi, hingga sakau dan mendorong keputusan bunuh diri.

Keempat jenis obat diatas tergolong obat psikotropika. Saat hendak mengkonsumsi diatas, pastikan untuk tetap mengikuti resep dan anjuran dokter. Konsumsi jenis obat-obatan seperti diatas bisa membahayakan.

Posted by Hani.

Jenis Obat Yang Masih Tergolong Psikotropika Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Seminggu belakangan, kita mengetahui berita bahwa pasangan artis yang popularitasnya cukup tinggi kedapatan mengkonsumsi Dumolid, yang sayangnya dalam hal ini penyalahgunaan Dumolid sembarangan, termasuk berbahaya karena Dumolid masih dikategorikan obat-obatan Psikotropika. Apa sebenarnya Dumolid?...
kesehatan - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *