Jenis-jenis Obat Kumur Dan Manfaatnya

Diposkan oleh : pada tanggal 15 Mar. 2018 Kategori kesehatan

Kebersihan mulut biasa dilakukan orang-orang dengan menggosok gigi sesuai yang dianjurkan, yaitu minimal 2 kali dalam sehari. Untuk memaksimalkan kebersihan mulut dan gigi, biasanya kita juga turut menggunakan obat kumur.

Obat kumur memang penting dan sebaiknya tidak dilewatkan dalam urusan perawatan mulut tetap sehat. Obat kumur tidak hanya bermanfaat untuk membasmi bau mulut saja, tapi juga membantu menyingkirkan penimbunan plak di gigi, dan mencegah gigi berlubang. Maka dari itu, obat kumur juga dijadikan alternatif terbaik sebagai salah satu cara untuk mencegah masalah pada mulut dan gigi.

Jenis-jenis Obat Kumur Dan Manfaatnya

Pada umumnya semua obat kumur berbentuk cairan, sehingga dapat masuk di sela-sela gigi, dan menjangkau area yang tidak dapat dicapai dengan sikat gigi. Keunggulan lainnya pada obat kumur yaitu menjadi pilihan para spesialis penyakit mulut untuk memberikan perawatan dan mengendalikan bakteri pada kasus-kasus tertentu.

Faktanya, obat kumur yang ada di pasaran memiliki fungsi yang beragam. Ada yang berguna sebagai penyegar napas, hingga ada pula yang bermanfaat dalam penyembuhan radang gusi. Untuk itu, sebelum membeli obat kumur yang tepat, perhatikan apakah kandungannya sesuai dengan keluhan atau kebutuhan Anda.

Dan berikut adalah jenis-jenis obat kumur yang ada di pasaran, seperti dilansir laman klikdokter.

1. Obat kumur berbasis fluoride.

Flouride adalah bahan yang paling sering ditemukan di dalam obat kumur. Di dalam produk berbasis fluoride, bisa ditemukan zat-zat aktif seperti:

Potassium nitrate (KNO3).
Selain bekerja sebagai pereda sensasi ngilu, kandungan ini juga memberikan efek soothing dengan cara memblok sinyal ke saraf dari tubuli dentin (lubang kecil pada gigi).

Sodium flouride (NaF).
Sodium fluoride adalah zat yang bisa diserap oleh email (bagian terluar gigi), sehingga akan melekat dan pembantu pembentukan email, sekaligus memberikan efek basa. Dengan demikian, karies atau lubang gigi dapat diminimalkan kemunculannya.

2. Obat kumur berbasis essential oil.

Tahukah Anda, obat kumur berbasis essential oil adalah obat kumur terlama yang ada di pasaran karena sudah ada sejak tahun 1914? Obat kumur ini bekerja dengan merusak dinding sel bakteri sehingga tidak terjadi perkembangan lebih lanjut dan mengurangi pembentukan plak. Di dalam obat kumur berbasis essential oil, bisa ditemukan zat aktif sebagai berikut:

Eucalyptol (C10H18O).
Eucalyptol memberikan efek penetrasi terhadap kuman dan plak pada gigi.

Menthol (C10H20O).
Mentol dapat berfungsi sebagai efek pereda tenggorokan.

Methyl salicylate (C8H8O3).
Kandungan ini sudah dikenal dapat meredakan sakit.

Thymol (C10H14O).
Ekstrak dari daun thymol ini memiliki efek antimicrobial sehingga dapat melemahkan pertumbuhan bakteri.

Perlu diketahui bahwa obat kumur berbasis essential oil biasanya mengandung alkohol dan memiliki aroma yang khas, sehingga bisa saja menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Karena itu, obat kumur jenis ini bukan untuk semua orang.

3. Obat kumur berbasis zink.

Obat kumur berbasis zink adalah salah satu obat kumur yang cukup modern, yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Di dalamnya bisa ditemukan zat-zat aktif sebagai berikut:

Potassium citrate (K3C6H5O7).
Potassium citrate dapat memberikan efek menenangkan dengan cara menutup reaksi ujung saraf, sehingga tidak merasa ngilu terhadap rangsangan. Karena itu, zat ini cocok untuk orang yang menderita gigi sensitif.

Zinc sulfate (ZnSO4).
Zinc sulfate memiliki efek antimikrobial dan antioksidan sehingga dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Dengan kata lain, zat ini mampu melawan kuman penyebab radang pada mulut. Zat aktif ini bekerja baik khususnya untuk mereka yang memiliki masalah pada gusi.

4. Obat kumur berbasis chlorhexidine.

Biasanya obat kumur ini dipakai pada perawatan khusus dokter gigi, misalnya untuk kasus gingivitis dan periodontitis. Chlorhexidine adalah suatu zat yang sangat efektif melawan kuman pada gigi dan mulut. Selain itu, zat ini mampu menghalau bakteri anaerob dan aerob, bahkan jamur. Namun, pemakaiannya dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan stain (pewarnaan pada gigi) dan berisiko menimbulkan reaksi alergi.

Semoga bermanfaat, salam.

Jenis-jenis Obat Kumur Dan Manfaatnya Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Kebersihan mulut biasa dilakukan orang-orang dengan menggosok gigi sesuai yang dianjurkan, yaitu minimal 2 kali dalam sehari. Untuk memaksimalkan kebersihan mulut dan gigi, biasanya kita juga turut menggunakan obat kumur. Obat kumur memang penting...
kesehatan - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *