Gejala Gangguan Tidur Narkolepsi yang Perlu Diwaspadai

Diposkan oleh : pada tanggal 28 Sep. 2017 Kategori kesehatan Masalah Kesehatan

Gejala Gangguan Tidur Narkolepsi yang Perlu Diwaspadai,- Siapapun pasti pernah mengalami yang namanya gangguan tidur. Sebagian besar masyarakat mungkin mengenal insomnia atau susah tidur sebagai salah satu gangguan tidur yang sering dialami. Namun, selain itu, ternyata terdapat beberapa jenis gangguan tidur lain yang bisa dialami, salah satunya yaitu narkolepsi.

Istilah ini mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Tidak sedikit yang memaknai gangguan tidur narkolepsi ini dengan keliru. Di masyarakat, gejala narkolepsi sering diidentikkan dengan oarnag yang selalu menguap dan mengantuk, dan cenderung bisa tidur di mana saja. Padahal tidak selalu seperti itu.

Narkolepsi adalah suatu bentuk gangguan saraf yang memengaruhi kemampuan otak untuk mengatur siklus bangun-tidur seseorang. Luasnya miskonsepsi narkolepsi sebagai gangguan ringan orang yang pemalas, sering mengecilkan arti dari gangguan ini. Padahal, orang dengan narkolepsi dapat terisoliasi dan merasa frustasi.

Sebenarnya narkolepsi termasuk kelompok gangguan otak jangka panjang. Kondisi ini terbilang cukup langka. Narkolepsi biasanya dimulai pada usia remaja dan awal usia dua puluhan. Gangguan tidur ini bisa disebabkan oleh rendahnya produksi hormon yang bertugas meregulasi tidur, yaitu hipokretin atau oreksin, akibat gangguan autoimun atau akibat penyakit dan cedera yang merusak bagian otak sebagai organ yang memproduksi hormon tersebut.

Di luar, gejala narkolepsi memang sering terlihat sebatas sering mengantuk. Namun, faktanya, gangguan narkolepsi ini cukup rumit. Pada orang dengan narkolepsi, tahapan tidur tidak berjalan dengan baik. Normalnya, seseorang akan mengalami 4 tahapan tidur sebelum masuk ke tahapan tidur atau REM. Pada penderita narkolepsi, 4 tahapan awal terlewati dan penderita dengans egera masuk ke tahapan tidur dalam.

Untuk lebih mengenali narkolepsi, berikut ini merupakan gejala gangguan tidur narkolepsi yang perlu diwaspadai :

  • Sering mengantuk di siang hari

Pada sebagian besar kasus narkolepsi, gejala inilah yang sering dikenal pertama kali karena cukup mudah terlihat. Sering mengantuk di siang hari dapat sangat mengganggu aktivitas penderita. Selain mengantuk, penderita biasanya juga mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi. Akibatnya, penderita sering disalahpahami sebagai seseorang yang tidak sopan dan pemalas.

  • Kelemahan otot mendadak

Selain merasakan ngantuk yang berlebih, penderita narkolepsi juga dapat mengalami katapleksi atau kelemahan otot yang mendadak. Gejala ini dapat dinilai dari rahang yang terjatuh, sempoyongan mendadak, kesulitan berbicara, dan pandangan ganda atau sulit fokus.

Katapleksi pada penderita narkolepsi biasanya dipicu oleh lonjakan emosi, seperti tertawa, marah, atau kagaet. Tak jarang gejala ini membuat penderita narkolepsi minder dan terisolasi dari masyarakat.

  • Tidur mendadak

Tidur mendadak juag sering ditemui pada penderita narkolepsi. Gejala ini bisa timbul di mana saja dan kapan saja, dengan durasi yang berbeda-beda pada setiap penderita. Beberapa penderita bisa mengalami serangan ringan yang hanya berlangsung selama beberapa detik atau microsleeps, sedangkan penderita lain bisa tertidur hingga beberapa menit. Pada kondisi narkolepsi yang tidak tertangani dengan baik, tidur mendadak ini bisa terjadi hingga beberapa kali dalam sehari.

  • Sleep paralysis

Anda mungkin sering mendengar tentang pengalaman “tertindih” saat tidur. Di Indonesia, pengalaman ini sering dikaitkan dengan hal-hal mistis. Padahal, kondisi tersebut memiliki penjelasan ilmiah yang merupakan gangguan sesaat pada hantaran listrik di otak. Dunia medis mengenalnya sebagai sleep paralysis.

Pada penderita narkolepsi, sleep paralysis cukup umum ditemui dan dapat berlangsung mulai dari beberapa detik hingga beberapa menit.

Selain beberapa gejala yang telah disebutkan diatas, narkolepsi juga dapat menimbulkan gejala lainnya, seperti halusinasi, gangguan memori, sakit kepala berkepanjangan, tidur tidak tenang, dan depresi.

Jangan ragu untuk menemui dokter spesialis saraf jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut atau mengetahui orangmengalaminya. Hal ini penting untuk meminimalkan efek gangguan tidur narkolepsi agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Semoga bermanfaat.

By Sri Maryati

Gejala Gangguan Tidur Narkolepsi yang Perlu Diwaspadai Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Gejala Gangguan Tidur Narkolepsi yang Perlu Diwaspadai,- Siapapun pasti pernah mengalami yang namanya gangguan tidur. Sebagian besar masyarakat mungkin mengenal insomnia atau susah tidur sebagai salah satu gangguan tidur yang sering dialami. Namun, selain itu,...
kesehatan Masalah Kesehatan - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *