Efek Bahaya Makan Junk Food

Diposkan oleh : pada tanggal 3 Dec. 2014 Kategori Masalah Kesehatan

Meskipun sudah banyak info mengenai efek bahaya dari makan junk food atau fast food. Namun, makanan cepat saji ini tetap saja memiliki banyak penggemar. Makanan junk food memang berasal dari negara barat, namun restoran junk food ternyata lebih banyak ditemukan di daerah lain seperti Asia, khususnya Indonesia.
Sudah banyak penelitian yang menunjukkan tentang efek berbahaya junk food. Baik penelitian dari negara barat maupun timur, semuanya membuktikan bahwa junk food lebih banyak memberikan efek negatif daripada positif. Berikut ini adalah beberapa akibat yang diberikan apabila terlalu sering makan junk food atau fast food.

Makanan siap saji

  • Meningkatkan resiko penyakit jantung

Sebuah studi yang dilakukan University of Minnesota School of Public Health, meneliti tentang efek berbahaya dari junk food. Penelitian ini dilakukan selama 10 tahun yang melibatkan lebih dari 60.000 orang Singapura keturunan China. Partisipan berusia antara 45-74 tahun. Selama 10 tahun periode studi, menunjukkan 1.397 partisipan meninggal akibat penyakit jantung dan 2.252 menderita penyakit diabetes tipe 2.

Penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa makan fast food dua kali atau lebih dalam seminggu memiliki kemungkinan 27 persen lebih besar untuk terserang diabetes dan 56 persen meninggal akibat penyakit jantung, dibandingkan dengan partisipan yang jarang atau tidak pernah makan fast food. Bahkan 811 partisipan yang diketahui makan fast food empat kali atau lebih perminggu, risiko kematian akibat serangan jantung meningkat hingga 80 persen.

  • Kanker kolorektal

Kanker kolorektal atau kanker yang menyerang organ usus besar dan anus, kebanyakan menyerang orang di atas usia 50 tahun. Namun di Indonesia diketahui beberapa pasien di bawah usia 50 tahun juga menderita kanker ini. Menjamurnya restoran makanan cepat saji atau fastfood dituduh sebagai penyebab tingginya penderita kanker kolorektal di Indonesia.

DR. dr. Noorwati Sutandyo, Sp.PD, KHOM menyarankan untuk mencegah kanker kolorektal sejak dini. Hal ini bisa diusahakan dengan banyak makan sayuran, buah-buahan, ikan dan banyak berolahraga. Selain itu sedini mungkin untuk mengurangi atau tidak makan fast food sama sekali. Kanker kolorektal merupakan kanker yang bisa dicegah dan diobati jika masih dalam stadium rendah.

  • IQ pada anak lebih rendah

Penelitian dari University of Adelaide menunjukkan bahwa pola makan yang sarat junk food di usia kecil, akan membuat IQ anak lebih rendah dua poin dari anak yang tak banyak makan junk food saat masih kecil.

Walaupun perbedaan IQ-nya tak begitu kentara, studi ini membuktikan bahwa pola makan anak berusia 6 sampai 24 bulan memberikan efek yang kecil namun signifikan terhadap IQ saat usianya mencapai 8 tahun. Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk mempertimbangkan dampak jangka panjang makanan yang diberikan pada anak.

Tips sehat online

[sumber: tipsehat4u.blogspot.com ]

Efek Bahaya Makan Junk Food Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Meskipun sudah banyak info mengenai efek bahaya dari makan junk food atau fast food. Namun, makanan cepat saji ini tetap saja memiliki banyak penggemar. Makanan junk food memang berasal dari negara barat, namun restoran...
Masalah Kesehatan - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *