Bahaya Plastik Hitam untuk Membungkus Daging Kurban

Diposkan oleh : pada tanggal 1 Sep. 2017 Kategori kesehatan

Bahaya Plastik Hitam untuk Membungkus Daging Kurban,- Selamat Hari Raya Idul Adha !! Tepat pada hari ini, 1 September 2017 seluruh umat muslim merayakan hari raya Idul Adha atau disebut juga hari raya kurban. Hari raya Idul Adha merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh setiap umat muslim. Karena selain haji ke Baitullah, pada hari raya ini juga biasa dilakukan penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan sesaat setelah sholat ied.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban, berbagi daging dan meamsak daging kurban sudah menjadi tradisi setiap tahunnya. Anda mungkin sering melihat daging kurban dibungkus dengan kantong plastik saat dibagi-bagikan kepada masyarakan yang berhak menerima. Namun, tahukan Anda bahwa membungkus daging kurban dengan plastik hitam ini bisa menimbulkan bahaya ?

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian DIY, Sutarno, mengimbau agar tidak menggunakan plastik hitam untuk membungkus daging kurban. Hal ini bertujuan untuk menghindari daging tercemar bahan kimia berbahaya yang mungkin terkandung dalam plastik.

Menurut beliau, plastik hitam merupakan jensi plastik yang kurang aman untuk digunakan sebagai penyimpan bahan makanan. Plastik hitam adalah jenis plastik daur ulang dari berbagai jenis plastik. Proses daur ulang tersebutpun disebut tidak memenuhi standar higienis.

Beliau melanjutkan, bungkus yang paling tepat dan aman untuk daging kurban dan makanan lainnya adalah plastik bening atau transparan, karena ini bukan merupakan hasil daur ulang.

Berikut ini merupakan bahaya plastik hitam untuk membungkus daging kurban dan makanan lainnya yang harus diketahui, diantaranya :

  • Kontaminasi bakteri

Jika Anda ingin menyimpan daging kurban dalam kulkas, maka hindari penggunaan plastik hitam. Pemilihan plastik hitam untuk menyimpan makanan dapat membuat Anda dan keluarga terserang penyakit.

Hal ini disebabkan karena plastik mungkin akan robek saat tergeser dan terhimpit dnegan makanan lainnya di dalam kulkas. Jika hal tersebut terjadi, tentunya dapat meningkatakn kontaminasi bakteri pada makanan lainnya yang ada dalam kulkas.

Daging yang tidak terbungkus bisa menetes ke makanan lainnya dan mengontaminasi makanan lainnya dengan bakteri E. coli atau salmonela.

  • Kerusakan genetik hingga cacat lahir

Pennsylvania State University merekomendadsikan Anda untuk menyimpan makanan hanya dengan plastik yang sesuai. Terdapat banyak jenis plastik yang bisa digunakan dan diantaranya memang dirancang untuk menyimpan makanan. Ada banyak jenis plastik yang terbuat dari bahan kimia dan berpotensi membahayakan kesehatan.

Institute for Agriculture and Trade Policy menyebutkan bahwa makanan yang disimpan dalam kantong plastik berbahan kimia dapat mencemari makanan. Bahkan tidak menutup kemungkinan Anda akan ikut mencerna kandungan tersebut. Seiring waktu, bahan kimia ini sering dihubungkan dengan perubahan jaringan, kerusakan genetik, keguguran, cacat lahir, dan perubahan hormon.

  • Serangan dari luar

Menyimpan makanan dalam sebuah wadah tertutup bertujuan untuk menjaga makanan agar tetap higienis. Namun, menyimpan makanan dalam plastik nyatanya tidak melindungi makanan tersebut 100%. Pasalnya, serangga-serangga yang juga mengincar daging tersebut bisa dengan mudah melubangi plastik dan masuk ke dalamnya.

Karena dapat menimbulkan berbagai dampak yang telah disebutkan diatas, maka dari itu, mulai dari sekarang hindari penggunaan pastik hitam untuk membungkus daging kurban atau makanan lainnya. Pilihlah bungkus makanan yang diyakini aman dan tidak menimbulkan bahaya bagi kesehatan.

By Sri Maryati

Bahaya Plastik Hitam untuk Membungkus Daging Kurban Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Bahaya Plastik Hitam untuk Membungkus Daging Kurban,- Selamat Hari Raya Idul Adha !! Tepat pada hari ini, 1 September 2017 seluruh umat muslim merayakan hari raya Idul Adha atau disebut juga hari raya kurban. Hari...
kesehatan - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *