Bahaya Keracunan Karbon Monoksida di Dalam Rumah

Diposkan oleh : pada tanggal 25 Mar. 2017 Kategori Masalah Kesehatan

Karbon monoksida (CO) merupakan gas beracun yang tidak berbau dan berwarna. Gas ini juga sering disebut juga sebagai ‘silent killer’. Inilah yang membuat kita tidak sadar jika telah menghirup terlalu banyak gas berbahaya tersebut.

Karbon monoksida merupakan salah satu senyawa yang dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna. Karbon monoksida yang terhirup dalam tubuh bisa menimbulkan bahaya dan dapat meracuni tubuh yang bisa berakibat hingga kematian.

Gas karbon monoksida bisa dihasilkan dari knalpot kendaraan, bahan bakar untuk tungku pembakaran, pembangkit listrik batubara, mesin berbahan bakar kecil, generator portabel bertenaga bensin, meson penyemprot air, perapian, panggangan arang, dan sebagainya.

Namun, apakah Anda tahu bahwa keracunan karbon monoksida juga bisa terjadi ditempat yang kita anggap paling aman, yaitu rumah ? Ya, seperti yang telah dialami oleh sebuah keluarga asam Inggris pada Minggu malam (19/3) yang terdiri dari orangtua dan lima anak-anak yang ditemukan setengah sadar saat barbecue didalam rumah. Untungnya, bantuan segera datang semua anggota keluarga selamat setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Setiap pemanas yang mengeluarkan gas seperti kompor gas atau pemanas air dengan gas, serta pembakaran yang menggunakan batubara atau kayu, dapat menyemburkan asap beracun karbon monoksida saat tidak berfungsi dengan benar.

Paparan karbon monoksida yang terhirup dapat menghambat kemampuan darah untuk membawa oksigen ke organ vital dan jaringan tubuh. Hal ini disebabkan karena kemampuan hemoglobin dapat mengikat karbon monoksida 300 kali lebih besar daripada oksigen. Hal tersebut menyebabkan sedikit karbon monoksida sudah cukup mengurangi kemampuan hemoglobin untuk mengangkut oksigen secara drastis.

Keracunan gas karbon monoksida biasanya sulit terdeteksi melalui gejalanya, karena menyerupai gejala keracunan makanan atau flu. Gejala yang biasa ditemui seperti sakit kepala, pusing, mual, muntah, lelah, bingung, sakit perut, sesak napas, dan susah bernapas.

Jika sudah terlalu lama terpapar karbon monoksida, maka gejalanya akan bertambah parah seperti nyeri dada, sesak napas, vertigo bahkan hingga kerusakan otak dan jantung permanene. Terpapar karbon monoksida selama hamil juga berbahaya bagi sang ibu dan janin yang ada didalam kandungan.

Untuk mencegah keracunan gas di dalam rumah, berikut ini beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menghindari bahaya kebocoran dan keracunan gas karbon monoksida :

  • Rutin mengontrol peralatan gas atau cerobong asap di rumah oleh teknisi. Termasuk membersihkannya secara rutin.
  • Pastikan terdapat ventilasi yang baik, terutama di dapur dankamar mandi dengan pemanas air. Salah satu penyebab keracunan karbon monoksida adalah kurangnya ventilasi di ruangan dengan kompor, pemanas, boiler atau pemanas batubara.
  • Ada baiknya jika dapur memiliki penghisap atau cerobong asap, sehingga mengurangi risiko terpapar karbon monoksida ketika memasak di ruangan tertutup.
  • Lakukan barbecue atau mengolah makanan yang dibakar di ruangan terbuka.

By Sri Maryati

Bahaya Keracunan Karbon Monoksida di Dalam Rumah Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Karbon monoksida (CO) merupakan gas beracun yang tidak berbau dan berwarna. Gas ini juga sering disebut juga sebagai ‘silent killer’. Inilah yang membuat kita tidak sadar jika telah menghirup terlalu banyak gas berbahaya tersebut....
Masalah Kesehatan - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *