Bahaya Kecanduan Game Bagi Tumbuh Kembang Anak

Diposkan oleh : pada tanggal 18 Apr. 2016 Kategori Anak dan Kehamilan Gaya Hidup Sehat

Seiring dengan kemajuan teknologi pada saat ini, seiring pula datangnya risiko yang setimpal dengan kemajuan tersebut. Beberapa tahun terakhir video game, baik offline maupun online, berkembang pesat. Peminatnya tidak hanya anak-anak di kota besar, namun juga orang dewasa dan di kota kecil bahkan desa.

Bermain game pada awalnya tidak bersifat patalogis atau mengganggu aktivitas sehari-hari, namun jika kecanduan dapat mengganggu tumbuh kembang anak. Di tahun 2013, salah satu rumah sakit jiwa di Jakarta, telah merawat lebih dari 11 pasien anak dan remaja yang kecanduan game. 5 orang diantaranya dirawat secara intensif karena mengalami gangguan kejiwaan yang serius.

Memang pada awalnya, bermain game ditujukan untuk menghilangkan stres, hiburan, santai atau rileks. Namun lama kelamaan akan kecanduan dan menjadikannya sebagai arena kompetensi atau persaingan. Berikut dibawah ini beberapa bahaya kecanduan bermain game.

Bahaya Kecanduan Game Bagi Tumbuh Kembang Anak

Bahaya Kencanduan Game Bagi Tumbuh Kembang Anak

  • Anak berprilaku agresif

Hal ini bisa terjadi terutama pada anak laki-laki karena kecanduan memainkan game dengan tema kekerasan.

  • Mengabaikan kebutuhan lain

Seperti belajar, makan, mandi, tidur dan lebih suka main game sendiri di depan komputer atau telivisi dari pada bergaul dengan saudara atau teman di lingkungan sekitar.

  • Mengganggu kesehatan

Akibat mengabaikan makan sehingga tidak jarang pecandu game bisa mengalami gangguan pencernaan, kram tangan atau gangguan kesehatan lain.

  • Memicu masalah emosi

Misalnya sering marah, murung, merasa sendiri, dan marah ketika mendapat teguran karena terlalu lama bermain game.

  • Terobsesi

Yaitu perasaan tertekan kteika tidak bermain sehingga anak terus berpikir tentang game dan ingin bermain untuk waktu yang cukup lama.

  • Mendorong ketidakjujuran

Hal ini biasanya terkait pada waktu dan uang yang telah mereka habiskan untuk bermain game. Mereka melakukan ini karena kebohongan merupakan cara untuk melindungi kesenangan bermain game.

  • Tidak mampu mengendalikan diri

Seorang pecandu game awalnya berencana bermain selama satu jam, akan tetapi ia melakukannya selama dua jam atau lebih, bahkan mungkin sepanjang malam. Mereka melakukan ini karena mengalami kesenangan saat bermain dan kehilangan rasa itu saat berhenti. Untuk mengatasi rasa kehilangan itu pecandu memilih bermain game lebih banyak lagi. Proses ini merupakan lingkaran setan seperti yang dialami pecandu rokok, narkotika, dan judi.

  • Mempengaruhi otak

Permainan yang terus-menerus dilakukan menjadi pengalaman baru, seperti proses belajar dan mengingat. Pengalaman baru yang menyenangkan dapat memberikan motivasi bagi otak untuk terus melakukannya dan akhirnya menimbulkan perubahan pada struktur dendrit sel-sel di otak. Perubahan tersebut mengakibatkan masalah pada anak dalam mengontrol perilaku sehari-harinya. Perubahan struktur otak akibat kecanduan game dapat dilihat melalui pemeriksaan MRI (Magnetic Resonansi Imaging). Pecandu game mengalami peningkatan metabolisme glukosa dalam gyrus orbitofrontal kanan tengah, nukleus caudatus kiri, dan insula kanan dari otak, dibanding anak normal.

Melihat betapa bahayanya game bagi si kecil. Sebaiknya, orang tua selalu memperhatikan aktifitas sehari-harinya dan pergaulannya. Jangan sampai buah hati anda terjerumus sebagai pecandu game.

| Bahaya Kecanduan Game Bagi Tumbuh Kembang Anak

Bahaya Kecanduan Game Bagi Tumbuh Kembang Anak Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Seiring dengan kemajuan teknologi pada saat ini, seiring pula datangnya risiko yang setimpal dengan kemajuan tersebut. Beberapa tahun terakhir video game, baik offline maupun online, berkembang pesat. Peminatnya tidak hanya anak-anak di kota besar,...
Anak dan Kehamilan Gaya Hidup Sehat - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *