Ancaman Berbahaya Dari Virus Ebola

Diposkan oleh : pada tanggal 24 Nov. 2014 Kategori Masalah Kesehatan

Tips Sehat Online,- Saat ini dunia internasional sedang dihebohkan dengan adanya wabah virus ebola. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) sejak Maret 2014 hingga tanggal 1 Agustus 2014 telah tercatat 1603 kasus ebola dengan 887 orang meninggal. WHO menyebutnya sebagai wabah terburuk sepanjang masa.

Sudah saatnya untuk kita mengetahui apa saja gejala terinfeksi dari virus mematikan ini. Virus Ebola adalah penyebab penyakit demam berdarah Ebola. Gejalanya biasanya dimulai dua hari hingga tiga minggu setelah terjangkit virus. Gejala awalnya adalah pusing, demam, nyeri, dan sakit kepala. Terkadang muncul ruam-ruam di tubuh penderita. Biasanya diikuti dengan mual, muntah, dan diare, serta menurunnya fungsi liver dan ginjal. Selain itu, virus Ebola juga menyebabkan pendarahan dari mata, hidung, hingga telinga. Hal ini terjadi biasanya dalam waktu sekitar 3 sampai 4 pekan setelah terinfeksi virus apabila gejala-gejala tersebut tidak diobati. Selain itu, saat Anda terinfeksi virus Ebola, pendarahan juga terjadi di mulut dan gusi. Virus ini menyebabkan kerusakan internal pada tubuh, yaitu darah menjadi sulit membeku, sehingga pasien bisa mengalami pendarahan hingga meninggal. Selain itu, virus ini juga bisa merusak sistem kekebalan tubuh dan organ-organ tubuh yang sangat penting. Saat ini dipercayai bahwa virus Ebola bisa berakibat fatal hingga mencapai 90 persen.

Ancaman Berbahaya Dari Virus EbolaEbola adalah virus yang mirip dengan demam, pilek, atau flu biasa. Namun yang perlu disyukuri adalah bahwa Ebola tak menyebar secepat dan semudah virus-virus tersebut. Ebola bisa menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh, baik dari manusia maupun binatang yang telah terinfeksi. Sementara virus lain biasanya tak bertahan lama pada tubuh manusia, Ebola bisa bertahan cukup lama. Virus ini juga bisa menyebar melalui kontak langsung dengan benda-benda seperti meja, tempat tidur, dan lainnya, namun tidak bisa menyebar lewat udara dan air. Anda tidak serta-merta tertular Ebola ketika berdekatan dengan seseorang yang terinfeksi. Ebola tidak seperti virus influenza ataupun Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Virus Ebola dapat bertahan hidup di permukaan benda. Maka dari itu, benda apa pun yang terkontaminasi dengan cairan tubuh penderita, seperti sarung tangan karet ataupun jarum suntik, dapat menjadi media penularan virus tersebut.

Saat ini, masih belum ada vaksin atau obat yang benar-benar bisa menyembuhkan penyakit Ebola. Ketika wabah sebelumnya terjadi, sebanyak 60-90 persen penderita meninggal dunia. Sejauh ini, hal yang dilakukan dokter adalah merawat penderita menggunakan cairan dan obat-obatan untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Para dokter juga memberikan pengobatan lainnya ketika infeksi ini menyerang tubuh pasien yang semakin lemah. Hanya sebagian kecil orang yang ternyata memiliki imunitas terhadap virus Ebola.

Sebelum benar-benar virus ini terjadi, sebaiknya kita melakukan tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus Ebola, kegiatan yang dapat kita kaukan diantaranya:

• Menghindari daerah yang diketahui sebagai pusat awal wabah virus Ebola terjadi, dan juga mengetahui di negara mana saja virus Ebola sudah menyebar.
• Mencuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun atau antiseptik.
• Menghindari daging hewan liar di dan dari negara berkembang. Hindarilah membeli atau memakan binatang liar, termasuk primata yang dijual di pasar lokal.
• Menghindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi. Perlu diperhatikan juga untuk menghindari kontak dengan cairan dan jaringan tubuh seseorang, termasuk darah, air mani, cairan vagina, dan air liur.
• Mengikuti prosedur pengendalian infeksi. Jika Anda seorang petugas kesehatan, kenakan pakaian pelindung, seperti sarung tangan, masker, dan perisai mata. Jauhkan orang yang terinfeksi virus Ebola dari orang lain. Buang jarum dan sterilkan instrumen kesehatan lainnya.
• Jangan sembarangan menangani mayat korban penyakit Ebola. Virus Ebola dari mayat orang yang meninggal karena Ebola masih dapat menular. Tim khusus dan terlatih harus menguburkan mayat menggunakan peralatan yang tepat

Demikianlah beberapa informasi Ancaman Berbahaya Dari Virus Ebola yang bisa saya berikan mengenai virus Ebola. Meskipun kemungkinan virus ini untuk masuk ke Indonesia masih cukup kecil, namun tak ada salahnya mengetahui informasi tersebut untuk membantu Anda lebih memahami dan mengerti tentang virus Ebola yang berbahaya ini. Semoga saja dapat segera ditemukan penanganan yang efektif & tepat, obat, serta vaksin dari virus Ebola.

(berbagai sumber)

Ancaman Berbahaya Dari Virus Ebola Kenmore 17" Microwave
Rated 3.5 / 5 based on 11 customer reviews
Tips Sehat Online,- Saat ini dunia internasional sedang dihebohkan dengan adanya wabah virus ebola. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) sejak Maret 2014 hingga tanggal 1 Agustus 2014 telah tercatat 1603 kasus ebola dengan...
Masalah Kesehatan - by ,
4/ 5stars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *